16/01/2026

Jaga Ikon Pariwisata Dunia, Pemkab Badung Tata Pasir Pantai Kuta

 Jaga Ikon Pariwisata Dunia, Pemkab Badung Tata Pasir Pantai Kuta

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meninjau langsung kondisi jalur pedestrian Pantai Kuta yang mengalami kerusakan akibat abrasi, Selasa (13/1/2026).

MANGUPURA (Dewannews.com) – Pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati I Wayan Adi Arnawa bergerak menyikapi kondisi Pantai Kuta yang compang camping akibat abrasi. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Badung, langkah penataan pasir mulai dilakukan sejak Selasa (13/1) lalu.

Baca Juga:  Pelantikan Pengurus PKVHI Cabang Badung Periode 2024-2029

Sebagaimana diketahui, Bupati Adi Arnawa memberikan atensi serius terhadap perkembangan Pantai Kuta. Apalagi Kuta, dinilai memiliki potensi luar biasa sebagai destinasi wisata dunia. Langkah ini dilakukan untuk menjaga lebar pantai, mencegah abrasi, serta mempertahankan daya dukung kawasan pariwisata Kuta. Agar tetap aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat maupun wisatawan.

Baca Juga:  Zulkifli Hasan: TPST Mengwitani Jadi Contoh Penanganan Sampah di Bali

“Kalau kita bicara Kuta, salah satu yang paling menonjol adalah surfing. Ombaknya yang indah dan 5 besar terbaik dunia menjadikan daerah ini terkenal di kalangan wisatawan internasional. Saya ingin mengembalikan kejayaan Kuta, menjaga orisinalitas serta kenyamanan wisatawan, sekaligus memastikan manfaat ekonomi dirasakan oleh masyarakat lokal,” tegasnya.

Baca Juga:  Lestarikan Warisan Leluhur, Bupati Adi Arnawa Ikut Aci Tabuh Rah Pengangon

Sementara terpisah, Plt. Kepala Dinas PUPR Badung Anak Agung Rama Putra menuturkan bahwa sesuai komitmen Bupati Badung itu, sejak 13 Januari 2026, pihaknya telah melakukan kegiatan penataan pasir di Pantai Kuta. Selain mengisi kembali area yang terabrasi, pihaknya juga melakukan perapian jalur pejalan kaki atau pedestrian yang terdampak pergerakan pasir dan gelombang.

Baca Juga:  FINNS PHK 157 Karyawan, Disperinaker Lakukan Pengawasan Ketat

“Iya, kami melakukan pemeliharaan pasir. Jadi yang terabrasi kami kondisikan. Ini sudah kami lakukan sejak hari Selasa. Kami juga sekaligus melakukan perapian walkway. Nanti yang masih berserakan, kami rapikan,” sebutnya dikonfirmasi via ponsel.

Baca Juga:  Rampung Dibangun, Wabup Hadiri Melaspas Agung di Pura Dalem Bebalang

Saat ini, sambung Gung Rama, pekerjaan masih difokuskan pada area depan Hard Rock Kuta ke selatan, dan depan Beachwalk. Penanganan dilakukan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan akibat abrasi, dengan total panjang area terdampak sekitar 100 meter.

Baca Juga:  Pemkab Badung Apresiasi PTUN Denpasar Tolak Gugatan Bendesa Adat Pererenan

Pasir yang digunakan, sambung dia, adalah pasir eksisting di kawasan Pantai Kuta. Untuk melakukan pekerjaan tersebut, katanya ada satu unit bulldozer dan excavator yang dikerahkan. “Bisa dikatakan, ini adalah pemeliharaan rutin pasir, setelah terkikis abrasi,” ucapnya sembari berharap agar melalui pemeliharaan itu, Pantai Kuta dapat tetap menjadi destinasi yang nyaman untuk dikunjungi.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Upasaksi Karya Ngenteg Linggih, di Pura Desa Bale Agung Desa Adat Kutuh

“Sebagaimana komitmen pimpinan, pemeliharaan ini kami harap bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung, baik luar negeri dan dalam negeri,” pungkasnya. (r)