16/01/2026

Adi Arnawa Terima Upakarya Wanua Nugraha 2025 dari Kemendagri

 Adi Arnawa Terima Upakarya Wanua Nugraha 2025 dari Kemendagri

Bupati Wayan Adi Arnawa menerima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025 dari Kemendagri saat Puncak Peringatan Hardesnas Tahun 2026 di Lapangan Desa Butuh, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1).

MANGUPURA (Dewannews.com) – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menerima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan pada acara Puncak Peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) Tahun 2026, yang diselenggarakan di Lapangan Desa Butuh, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (15/1).

Baca Juga:  Wujudkan KEK Mandalika Hijau, ITDC Terapkan Strategi Pengelolaan Sampah Terintegrasi dengan Pendekatan Inovatif dan Kolaboratif

Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha diberikan kepada Kepala Daerah yang dinilai berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan Desa dan Kelurahan secara optimal. Penilaian ini merupakan bagian dari Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan serta Pemdes dan Kelurahan Award Tingkat Nasional Tahun 2025, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015.

Baca Juga:  Bukan Sekedar Selebrasi, Perayaan HUT ke-16 Kota Mangupura menjadi Ajang Kolaborasi Kreatif

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dalam sambutannya menyampaikan, Pemerintah Indonesia berkomitmen dalam  membangun Indonesia dari Desa. Ia  menekankan bahwa Desa merupakan fondasi utama pembangunan nasional karena menjadi akar kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.

Baca Juga:  Refleksi Kepemimpinan: Bupati dan Wabup Badung Ikuti Retreat Kepala Daerah di IPDN

“Membangun Desa sama artinya membangun Indonesia, jika Desa tertinggal, maka Indonesia juga akan tertinggal. Salah satu program strategis Kementerian Desa yaitu Desa Ekspor, yang membuka akses langsung desa ke Pasar Global, contohnya Desa Kertasana, Pandeglang, yang mengekspor kopi dan ikan ke Prancis, Inggris, dan Kanada. Selain itu, Desa Ngoran di Blitar mampu mengekspor alat musik Gendang Djembe ke Tiongkok melalui BUMDes dengan pendapatan mencapai Rp 18 miliar per tahun. Ini bukti bahwa Desa mampu menjadi motor ekonomi nasional jika diberi ruang dan dukungan,” jelasnya.

Baca Juga:  Napak Tilas Pahlawan Nasional l Gusti Ngurah Rai Tahun 2025

Seusai menerima penghargaan, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama antara Pemerintah Kabupaten Badung, Pemerintah Desa dan Kelurahan, serta dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus memperkuat peran Desa dan Kelurahan sebagai ujung tombak pembangunan dan pelayanan publik.

Baca Juga:  Sektor Jasa Keuangan Terjaga Stabil dan Didukung Kinerja Intermediasi Yang Semakin Kuat
 

“Terima kasih untuk semua pemerintah dan masyarakat desa yang telah berperan aktif dalam membangun kabupaten Badung, terkhusus untuk Desa Darmasaba yang berhasil meraih Juara I pada Lomba Desa Tingkat Nasional Regional II dan bisa dijadikan contoh dalam peningkatan tata kelola pemerintahan desa. Penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan Desa dan Kelurahan, guna mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya

Baca Juga:  TP PKK Badung Dukung Program PKK Bali 2026, Sasar Kesejahteraan Keluarga

Pada kesempatan ini Bupati Badung didampingi oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Badung Komang Budhi Argawa, Perbekel Desa Gulingan Ketut Winarya, Perbekel Desa Darmasaba IB. Surya Prabawa Manuaba, dan Perbekel Desa Tibubeneng I Made Kamajaya. (r)