06/03/2026

Badung Promo Tani Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Lokal Berbasis Pertanian

 Badung Promo Tani Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Lokal Berbasis Pertanian

Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat berbelanja produk pertanian lokal saat kegiatan Badung Promo Tani di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.

MANGUPURA (Dewannews.com) — Pemerintah Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi lokal melalui sektor pertanian. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan lewat kegiatan Badung Promo Tani, yang kembali digelar di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.

Kegiatan ini menjadi ruang temu antara petani, pelaku UMKM pangan, dan konsumen, sekaligus bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal.

Baca Juga:  Lapor SPT Tahunan 2025: DJP Beri Kelonggaran Hingga 11 April

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Dr. I Wayan Wijana, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa Badung Promo Tani dirancang untuk mengintegrasikan sektor pertanian dengan pariwisata serta meningkatkan daya saing produk lokal.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa produk pertanian lokal Badung memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing, baik dari sisi mutu maupun harga,” ujarnya.

Baca Juga:  Wujudkan Bhakti, Pemkab Badung Serahkan Punia Rp 100 Juta di Pura Semeru Agung

Selain memperkenalkan produk segar dan olahan pangan, Badung Promo Tani juga menjadi rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Raya Imlek.

Sasaran utama kegiatan ini adalah kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat sekitar Puspem Badung, agar semakin terbiasa mengonsumsi produk hasil petani lokal.

Baca Juga:  Pengukuhan Paskibraka Badung 2025, Bupati: Jadilah Teladan Bangsa

Dr. Wayan Wijana menegaskan, sektor pertanian terbukti menjadi penopang ekonomi yang tangguh, khususnya saat pandemi COVID-19 melanda. Di tengah melemahnya berbagai sektor, pertanian justru mampu bertahan dan tumbuh positif.

“Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bahwa pertanian harus terus didorong, termasuk dengan melibatkan generasi muda agar mau menekuni sektor ini secara serius, tentu dengan memanfaatkan teknologi yang ada,” jelasnya.

Baca Juga:  Optimalisasi PAD, Bupati Badung Gerakkan Tim TOPD

Pada pelaksanaan kali ini, 30 kelompok tani dan UMKM pangan turut ambil bagian memamerkan berbagai produk unggulan, mulai dari hasil pertanian segar hingga olahan pangan bernilai tambah. Produk-produk tersebut dipasarkan langsung dari petani, sehingga kualitas terjaga dan harga lebih terjangkau.

Ke depan, Badung Promo Tani direncanakan akan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah promosi sekaligus distribusi hasil pertanian lokal.

Baca Juga:  OJK Percepat Transformasi Industri Asuransi, Dana Pensiun, dan Penjaminan di 2025

Melalui program ini, Pemkab Badung berharap sektor pertanian tidak hanya tumbuh, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Badung secara luas. (r)