09/01/2026

Cetak Dokter Berkompetensi Global, FKIK Unwar Fokus pada Travel Medicine

 Cetak Dokter Berkompetensi Global, FKIK Unwar Fokus pada Travel Medicine

Tiga lulusan terbaik FKIK Universitas Warmadewa menerima penghargaan pada Upacara Pelantikan Dokter ke-32 yang digelar di The Grand Imperial Ballroom, InterContinental Bali Resort, Kamis (31/7).

DENPASAR (Dewannews.com) – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) melantik sebanyak 97 orang dokter baru, di The Grand Imperial Ballroom, InterContinental Bali Resort, Kamis (31/7). Para dokter baru yang dilantik ini telah lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). Yang mana, presentase kelulusan UKMPPD First Taker CBT mencapai 84,07 persen dan OSCE 100 persen.

Upacara Pelantikan Dokter ke-32 ini diawali dengan upacara mejaya-jaya. Dilanjutkan dengan pengucapan lafal dan pengukuhan sumpah dokter dihadapan rohaniwan. Kemudian penandatanganan lafal sumpah, pelantikan dan penyerahan ijazah, penyematan alumni kepada dokter yang dilantik, penyerahan dokter baru FKIK Unwar kepada IDI Wilayah Bali, serta penyerahan sumbangan.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Wujudkan Pencegahan Stunting Berkelanjutan

Peraih nilai IPK tertinggi pada pelantikan ini diraih oleh dr. Kadek Dwitya Widi Adnyani, S.Ked.(IPK: 3,90). Peraih nilai OSCE UKMPPD tertinggi diraih oleh dr. Nyoman Mery Arya Meiantini, S.Ked., dengan nilai 95,00. Sedangkan peraih nilai CBT UKMPPD tertinggi diraih oleh dr. Komang Evrida Oktentia, S.Ked., dengan nilai 90,00.

Dekan FKIK Unwar, dr. Made Indra Wijaya, MARS.,Ph.D.,FISQua., mengungkapkan pelantikan dokter baru ini melalui proses yang panjang dan berat. Karena dimulai menempuh jalur sarjana kedokteran selama 7 semester, kemudian lanjut profesi selama 4 semester. Bahkan, setelah dilantik ini masih akan ada intensif. Setelah itu, baru akan diserahkan ke masing-masing lulusan apakah melanjutkan sebagai dosen atau praktisi dengan melanjutkan spesialis atau sebagai manager di rumah sakit atau institusi layanan kesehatan.

Baca Juga:  Unwar Cetak Sejarah! Jadi Satu-satunya PTS di Bali yang Masuk AUN-QA

Dikatakan, kompetensi unggulan dari mahasiswa FKIK Unwar yaitu pada travel medicine. Yang mana, ada 2 orang dosen FKIK Unwar yang belajar di Liverpool dan di Switzerland. “Dan tahun lalu kami memiliki english class, semua perkuliahan, diskusi keseharian menggunakan bahasa inggris. Besar harapan kami, tamatan kami memiliki kompetensi unggulan di bidang kedokteran pariwisata dan mampu menangani pasien-pasien asing,” harapnya.

Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., mengaku bangga karena lulusan mahasiswa FKIK Unwar pada pelantikan ke-32 ini mendekati 100 persen lulus UKMPPD. Ini menandakan bahwa FKIK Unwar telah berhasil menyelenggarakan pendidikan profesi, sehingga sangat layak FKIK Unwar terakreditasi unggul dari LAMPTKes. Apalagi, lulusan FKIK Unwar telah mampu bersaing tidak hanya dikancah regional dan nasional, tetapi juga internasional.

Baca Juga:  Tumbuh 10,4%, Penerimaan Pajak Bali Cerminkan Pulihnya Ekonomi Pulau Dewata

Diharapkan apa yang diraih para lulusan ini mampu diaplikasikan secara profesional ditempat kerjanya untuk melayani kesehatan masyarakat. Kendati demikian, diharapkan dokter yang dilantik bisa melanjutkan profesinya ke jenjang dokter spesialis maupun S2 di bidang Biomedik. Sehingga, mereka memiliki keahlian bidang kedokteran masing-masing.

Ketua Yayasan Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengaku bangga karena alumni FKIK Unwar yang dilantik ini memiliki prestasi yang sangat luar biasa. Sebab, kelulusan OSCE UKMPPD mencapai 100 persen. Begitu juga dengan kelulusan CBT UKMPPD mencapai 84,07 persen. Ini menandakan bahwa proses pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di FKIK Unwar sudah berjalan dengan baik, bahkan melampaui standar nasional.

Baca Juga:  Universitas Warmadewa Dorong Ekonomi Lokal Lewat PKM Budidaya Lele

Oleh karena itu, pihaknya berharap para dokter yang dilantik ini bisa melaksanakan dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang didapatkan. Di samping juga bisa melayani dan memberikan edukasi tentang kesehatan dan bisa membantu pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat umumnya.

“Dokter-dokter kita saya harapkan bekerja secara profesional dengan mengedepankan aspek kemanusiaan, karena bagaimana pun mereka belajar tentang kedokteran tujuan mulianya adalah bagaimana bisa membantu dan memberikan layanan kesehatan yang baik kepada masyarakat,” harapnya. (r)

Info lebih lengkapnya dapat di akses pada “warmadewa.ac.id