10/02/2026

OJK Peduli 2025: UMKM Disabilitas di Bali Dapat Dukungan Finansial

 OJK Peduli 2025: UMKM Disabilitas di Bali Dapat Dukungan Finansial

Kepala OJK Provinsi Bali bersama perwakilan PT BPD Bali, Yayasan Bunga Bali, dan UMKM disabilitas binaan KUBE Gantari Jaya berfoto bersama usai kegiatan edukasi keuangan dan aksi sosial dalam program OJK Peduli 2025 di Denpasar, Rabu (11/6).

DENPASAR (Dewannews.com) — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali terus berkomitmen meningkatkan inklusi keuangan bagi penyandang disabilitas. Melalui program OJK Peduli 2025, OJK menggelar kegiatan edukasi keuangan dan aksi sosial di Yayasan Bunga Bali, Denpasar, Rabu (11/6).

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi OJK bersama Pelaku Usaha Sektor Keuangan (PUSK) dan stakeholder daerah dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Acara diikuti oleh UMKM disabilitas binaan OJK, yakni KUBE Gantari Jaya milik Dinas Sosial Kota Denpasar, dan mendapat dukungan dari PT BPD Bali.

Baca Juga:  OJK dan IIPOJK Luncurkan Buku Saku “Perempuan Cerdas Keuangan” untuk Tingkatkan Literasi Keuangan

Kepala OJK Provinsi Bali, Kristrianti Puji Rahayu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). Tujuannya adalah memberikan pemahaman kepada penyandang disabilitas tentang pentingnya pengelolaan keuangan, serta penggunaan produk dan jasa keuangan yang sesuai kebutuhan.

“Melalui program SETARA (Akses Pelayanan Keuangan untuk Disabilitas Berdaya), kami mendorong pelaku usaha sektor keuangan agar menyediakan layanan yang inklusif bagi masyarakat berkebutuhan khusus,” ujar Puji.

Baca Juga:  OJK Pantau Ketidakpastian Global, Stabilitas Keuangan Domestik Masih Terjaga

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pengelola Yayasan Bunga Bali, Nyoman Dana; Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Bali, Irhamsah; Pengelola KUBE Gantari Jaya, I Nyoman Juniarta; serta Kepala Bidang PT BPD Bali, Danan, yang menjadi narasumber dalam sesi diskusi.

Nyoman Dana mengapresiasi OJK atas inisiatif yang telah memberikan edukasi langsung kepada anggota yayasan, khususnya UMKM disabilitas. Menurutnya, kegiatan ini memberikan wawasan baru mengenai akses keuangan dan perbankan.

Baca Juga:  Tampuk Kepemimpinan PLN UID Bali Resmi Berganti

Sementara itu, I Nyoman Juniarta berbagi pengalaman dalam membangun usaha kopi Difel Café, yang kini dikelola oleh tujuh barista difabel. “Dengan keterbatasan fisik, kami tetap aktif mengikuti pameran dan mengedukasi sesama penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Dukungan konkret juga datang dari PT BPD Bali. Menurut Danan, pihaknya berkomitmen memberikan pembiayaan kepada penyandang disabilitas sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap komunitas dan lingkungan.

Baca Juga:  OJK Edukasi Generasi Muda Soal Keuangan Digital dan Aset Kripto

Sinergi antara OJK, industri jasa keuangan, dan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat literasi keuangan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan industri keuangan yang sehat, inovatif, dan inklusif.