08/01/2026

PLN Bali Bukukan Pendapatan Rp10,12 Triliun di 2025

 PLN Bali Bukukan Pendapatan Rp10,12 Triliun di 2025

Ilustrasi petugas memasang kWh pada pelanggan

DENPASAR (Dewannews.com) — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali memastikan layanan kelistrikan bagi masyarakat Bali sepanjang tahun 2025 berjalan andal, berkualitas, dan berkelanjutan. Keandalan layanan listrik tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung aktivitas rumah tangga, dunia usaha, sektor pariwisata, hingga layanan publik di seluruh wilayah Bali.

General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan bahwa sepanjang 2025 PLN berfokus menjaga keandalan sistem kelistrikan agar kebutuhan listrik masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Baca Juga:  Bupati Badung Dukung Instruksi Gubernur Bali Terkait Pembongkaran Tembok GWK

“Sepanjang 2025, PLN memastikan listrik hadir secara andal dan berkualitas untuk mendukung aktivitas masyarakat Bali. Listrik menjadi fondasi penting agar kegiatan rumah tangga, usaha, dan layanan publik dapat berjalan dengan lancar,” ujar Eric.

Sepanjang Desember 2025, realisasi penjualan listrik di Bali tercatat sebesar 695,12 GWh. Sementara secara kumulatif sepanjang tahun 2025, penjualan tenaga listrik mencapai 7.758 GWh, tumbuh 6,25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya pemanfaatan listrik seiring dengan bergeraknya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Bali.

Baca Juga:  Ramadhan Berkah, PLN UID Bali Sediakan Takjil & Makan Gratis

Dari sisi pendapatan, PLN UID Bali membukukan realisasi sebesar Rp10,12 triliun sepanjang tahun 2025, meningkat 3,31 persen (year on year). Menurut Eric, capaian ini menunjukkan layanan kelistrikan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung produktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

“Pendapatan yang tumbuh menunjukkan bahwa listrik dimanfaatkan secara produktif oleh masyarakat dan dunia usaha. Ini menegaskan peran listrik sebagai penopang aktivitas ekonomi di Bali,” jelasnya.

Baca Juga:  PLN UP2D Bali Wujudkan Layanan Listrik Andal dan Ramah Lingkungan di Nusa Penida

Selain itu, pertumbuhan pelanggan juga menunjukkan tren positif. Hingga akhir Desember 2025, jumlah pelanggan di Bali bertambah 107.069 pelanggan, dengan peningkatan daya tersambung mencapai 472,44 MVA. Hal ini menandakan semakin luasnya akses serta kapasitas layanan listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pelaku usaha, dan fasilitas publik.

Untuk menjaga kualitas layanan, PLN UID Bali secara konsisten melakukan pemantauan dan evaluasi pemakaian listrik, khususnya pada pelanggan Tegangan Menengah (TM), sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan sistem distribusi dan kualitas layanan kelistrikan.

Baca Juga:  Kampanye Nasional Anti-Scam Diluncurkan, 72 Ribu Rekening Sudah Diblokir

“Pemantauan pemakaian dilakukan agar sistem kelistrikan tetap andal dan layanan kepada pelanggan berlangsung optimal. Dengan sistem yang terjaga, kebutuhan listrik masyarakat dapat dilayani secara berkelanjutan,” tambah Eric.

Memasuki tahun 2026, PLN UID Bali akan terus memperkuat strategi pelayanan kelistrikan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk mendukung pengembangan energi bersih dan transportasi berbasis listrik di Bali.

Baca Juga:  Modus Baru Penipuan Rekrutmen PLN, Ini Kata Resmi PLN Bali

“Ke depan, fokus PLN adalah memastikan listrik tetap menjadi penopang kenyamanan hidup masyarakat, penggerak aktivitas ekonomi, serta mendukung pembangunan Bali yang berkelanjutan,” tutup Eric. (r)