07/01/2026

PLN Rayakan 80 Tahun dengan Inovasi Smart Microgrid di Nusa Penida

 PLN Rayakan 80 Tahun dengan Inovasi Smart Microgrid di Nusa Penida

General Manager PT PLN (Persero) UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho memberikan sambutan saat peresmian Smart Microgrid Nusa Penida (27/10).

KLUNGKUNG (Dewannews.com) — PT PLN (Persero) resmi mengoperasikan Smart Microgrid Nusa Penida, Senin (27/10), sistem kelistrikan cerdas berbasis digital dan energi hijau pertama di Indonesia. Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, sekaligus simbol transformasi PLN menuju sistem energi yang lebih smart, resilient, dan green.

General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, bersama jajaran PLN Group dan mitra strategis meresmikan langsung proyek ini, disaksikan secara daring oleh Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri. Arsyadany menegaskan, Smart Microgrid Nusa Penida menjadi bukti nyata transformasi PLN menuju perusahaan energi modern berbasis teknologi. Sistem ini mampu mengatur pembangkit tenaga surya, diesel, dan baterai secara otomatis menggunakan Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) untuk menjamin efisiensi dan keandalan pasokan listrik.

Baca Juga:  PLN Operasikan PLTGU Tambak Lorok 779 MW dengan Teknologi Tercanggih

Sebelumnya, sistem kelistrikan di tiga pulau — Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan — masih bergantung pada pembangkit diesel. Kini, integrasi PLTS Suana berkapasitas 3,5 MWp dan Battery Energy Storage System (BESS) 1,8 MWhmemungkinkan pengelolaan energi dilakukan secara real time untuk menyeimbangkan pasokan energi terbarukan dan cadangan diesel. “Teknologi ini menjadi simbol keadilan energi — bahwa masyarakat di pulau kecil pun berhak menikmati listrik yang bersih dan berkelanjutan,” ujar Arsyadany.

Eric Rossi menambahkan, Smart Microgrid Nusa Penida merupakan wujud nyata Transformasi PLN 2.0, hasil kolaborasi PLN UID Bali, PLN Icon Plus, dan Indonesia Power, dengan dukungan USAID SINAR. Sistem ini tidak hanya meningkatkan keandalan dan efisiensi distribusi listrik, tetapi juga menjadi benchmark nasional untuk pengembangan energi cerdas di wilayah kepulauan. “Nusa Penida kini bukan hanya destinasi wisata unggulan, tetapi juga pionir modernisasi kelistrikan berbasis green, digital, dan resilient grid,” jelasnya.

Baca Juga:  Perkuat Organisasi OJK Lantik 21 Kepala OJK Daerah

Melalui Smart Microgrid, PLN menegaskan komitmennya mempercepat transisi energi menuju Net Zero Emission 2060. Dengan 23.916 pelanggan dan penjualan energi mencapai 59,82 GWh hingga Agustus 2025, sistem baru ini memperkuat langkah Bali menuju pulau hijau dan mandiri energi — menghadirkan semangat “PLN Transformation Towards Green” dari Nusa Penida untuk Indonesia yang berkelanjutan. (r)