01/03/2026

Tak Lagi Andalkan Global, Ini Strategi OJK Dorong Ekonomi Domestik!

 Tak Lagi Andalkan Global, Ini Strategi OJK Dorong Ekonomi Domestik!

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar membuka Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah di Jakarta, Senin (28/4/2025).

JAKARTA {Dewannews.com) — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya pengembangan ekonomi daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui sinergi sektor agrikultur, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, saat membuka Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah bertema “Peningkatan Nilai Tambah Ragam Keunggulan Daerah Melalui Sinergi Hilirisasi Agrikultur, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif”, menyampaikan bahwa motor pertumbuhan ekonomi Indonesia harus semakin bergeser ke arah ekonomi domestik.

“Pertumbuhan ekonomi nasional tidak lagi cukup hanya bertumpu pada motor tradisional yang bergantung kepada ekonomi global. Pertumbuhan ekonomi daerah menjadi taruhan penting bagi ketahanan nasional,” ujar Mahendra di Jakarta, Senin (28/4).

Baca Juga:  Pajak Atas Usaha Ekonomi Digital Tercatat Rp. 22 Trilyun

OJK, lanjut Mahendra, selama ini aktif mengarahkan pembiayaan dan penyaluran kredit untuk mendukung sektor agrikultur, pariwisata, dan ekonomi kreatif, termasuk melalui pengembangan produk asuransi parametrik untuk mitigasi risiko gagal panen dan bencana alam.

Selain mendorong akses keuangan, OJK juga berupaya membangun ekosistem usaha yang lebih lengkap di daerah. Pendekatan baru diterapkan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, seperti pemanfaatan intellectual property rights sebagai agunan alternatif serta penggunaan alternative credit scoring untuk penilaian kredit.

Konferensi ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, seperti mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga S. Uno, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Menteri PANRB 2022–2024 Azwar Anas, serta pengusaha dan tokoh budaya seperti Irwan Hidayat dan Marcell Siahaan.

Baca Juga:  OJK Perkenalkan Portal Data Keuangan yang Lebih Interaktif

Peran Pasar Modal dalam Ekonomi Kreatif

Deputi Komisioner OJK Bambang Mukti Riyadi menambahkan, sektor ekonomi kreatif kini juga didukung oleh pasar modal dan modal ventura, termasuk melalui mekanisme securities crowdfunding.

“Integrasi sektor riil dengan sektor jasa keuangan menjadi kunci untuk menciptakan produk dan layanan keuangan yang inovatif guna mendukung kapasitas sektor riil,” ungkap Bambang.

Baca Juga:  OJK Inisiasi Peningkatan Inklusi Keuangan Kelompok Tani dan UMKM Bali

Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang dijalankan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) juga diperluas, dari awalnya fokus pada agrikultur menjadi mencakup pariwisata dan ekonomi kreatif.

Melalui sinergi lintas sektor dan penguatan pasar keuangan, OJK berharap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045. (r)