03/11/2026

Prof. Masyeni Dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap, Unwar Kini Punya 20 Profesor

 Prof. Masyeni Dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap, Unwar Kini Punya 20 Profesor

Pengukuhan Guru Besar Tetap Universitas Warmadewa (Unwar) di Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar, Denpasar, Kamis (1/10/2026).

DENPASAR (Dewannews.com) — Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menambah jajaran guru besar. Prof. Dr. dr. Dewa Ayu Putri Sri Masyeni, Sp.PD., KPTI., FINASIM., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap Unwar ke-20 dalam upacara pengukuhan yang digelar di Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar, Kamis (1/10/2026).

Pengukuhan Prof. Masyeni dilakukan Rektor Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., dan dihadiri Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Prof. Masyeni yang juga menjabat Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, dan Pengabdian Unwar dikukuhkan sebagai guru besar pada Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK).

Baca Juga:  Unwar Turun Langsung Bantu Warga Warloka Pesisir Pascagempa NTT

Rektor Unwar Prof. Pandit menyebut pengukuhan tersebut menjadi kado istimewa di penghujung Dies Natalis ke-42 Unwar. Dari sekitar 456 dosen yang dimiliki Unwar, kini terdapat 20 dosen yang telah mencapai jabatan akademik guru besar atau sekitar 4,9 persen. “Ini merupakan capaian yang luar biasa dan suatu kebanggaan. Di akhir Dies Natalis ke-42, Universitas Warmadewa mendapatkan kado istimewa, yaitu satu orang staf kita sekaligus Wakil Rektor I yang hari ini dikukuhkan sebagai guru besar,” ujarnya.

Menurut Prof. Pandit, bertambahnya profesor menjadi tantangan bagi Unwar untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya akademik. Ia mengatakan, proporsi guru besar juga menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam standar akreditasi perguruan tinggi berperingkat unggul. Karena itu, Unwar mendorong dosen, terutama yang telah menyelesaikan pendidikan doktor, untuk meningkatkan luaran penelitian dan publikasi ilmiah, termasuk pada jurnal terindeks Scopus.

Baca Juga:  Dukung Wisata Dili, Unwar Gelar Pelatihan Bahasa Inggris

Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa Prof. Wisnumurti mengapresiasi pengukuhan Prof. Masyeni sebagai guru besar di bidang kedokteran. Menurutnya, capaian tersebut menjadi momentum penting bagi Unwar sekaligus memperkuat pengembangan ilmu kedokteran di FKIK. Ia berharap Prof. Masyeni dapat semakin mengembangkan kepakaran di bidang penyakit dalam serta memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Dalam pengukuhan tersebut, Prof. Masyeni menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Sistem Skoring Prediksi Severe Dengue: Integrasi Parameter Klinis, Laboratorium, dan Biomarker Endotel untuk Menurunkan Angka Kematian Infeksi Dengue.” Kepakarannya berada pada bidang ilmu penyakit dalam, khususnya penyakit tropik dan infeksi. Ia mengawali perjalanan akademiknya di Unwar sejak 2013 dan mengatakan jabatan guru besar merupakan jenjang karier akademik tertinggi bagi seorang dosen. “Jabatan guru besar merupakan jabatan karier yang tertinggi bagi seorang dosen. Namun, jabatan ini bukan akhir dari segalanya, tetapi justru merupakan sebuah permulaan,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Apresiasi Sinergi Polri dan Masyarakat di HUT ke-79 Bhayangkara

Dengan dikukuhkannya Prof. Masyeni, Unwar kini memiliki 20 Guru Besar Tetap dari sekitar 456 dosen. Capaian tersebut sekaligus memperkuat agenda pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di Unwar. Prof. Masyeni menegaskan, status profesor membawa tanggung jawab lebih besar untuk menghasilkan penelitian dan inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan, serta mendukung peningkatan kualitas kehidupan dan pembangunan berkelanjutan. (jk)