02/11/2026

Sambut HLN ke-81, PLN UID Bali Bantu Panti Asuhan Gayatri Widya Mandala

 Sambut HLN ke-81, PLN UID Bali Bantu Panti Asuhan Gayatri Widya Mandala

General Manager PLN UID Bali Ajrun Karim bersama jajaran PLN dan pengurus Panti Asuhan Gayatri Widya Mandala berfoto bersama anak-anak asuh usai penyerahan bantuan di Tabanan, Bali, Kamis (29/10/2026). Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PLN untuk mendukung pemenuhan kebutuhan 33 anak asuh.

TABANAN (Dewannews.com) – Setiap anak memiliki kebutuhan dan perjalanan tumbuh kembang yang berbeda. Ada yang masih membutuhkan perhatian penuh pada masa bayi dan balita, ada pula yang mulai menapaki dunia pendidikan, mengenal cita-cita, dan mempersiapkan masa depan. Mendampingi mereka tumbuh menjadi tanggung jawab yang dijalani Panti Asuhan Gayatri Widya Mandala di Kabupaten Tabanan, Bali.

Sebanyak 33 anak berada dalam pengasuhan yayasan tersebut. Mereka terdiri atas bayi, balita, hingga anak-anak yang menempuh pendidikan sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA). Setiap kelompok usia memiliki kebutuhan berbeda, mulai dari pemenuhan gizi dan kebutuhan sehari-hari hingga pendampingan pendidikan.

Baca Juga:  Prof. Masyeni Dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap, Unwar Kini Punya 20 Profesor

Di balik kebutuhan tersebut, ada upaya pengasuhan yang terus berjalan agar setiap anak mendapatkan perhatian dan kesempatan untuk berkembang. Bagi yayasan, memastikan kebutuhan anak-anak terpenuhi bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari tanggung jawab untuk membantu mereka tumbuh dan menatap masa depan dengan optimisme.

Pengurus Panti Asuhan Gayatri Widya Mandala, Wiwien Sri Pujiastuti, S.ST.FT, menyampaikan bahwa dukungan dari berbagai pihak memiliki arti penting dalam menunjang pengasuhan anak-anak dengan kebutuhan yang beragam.

Baca Juga:  Sambut HLN ke-80, PLN Terangi Rumah Warga Tabanan Secara Gratis

“Setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda sesuai usia dan tahap perkembangannya. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat berarti bagi kami untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka dan mendampingi proses tumbuh kembangnya,” ujar Wiwien.

Kepedulian terhadap upaya pengasuhan tersebut turut diwujudkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali melalui penyaluran bantuan kepada Panti Asuhan Gayatri Widya Mandala pada 29 Oktober 2026. Bantuan berupa uang tunai dan sejumlah kebutuhan pokok serta barang pendukung disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan anak-anak asuh.

Baca Juga:  Terjadi Lagi, 2 Orang WNA Terperosok Di Gunung Batukaru, 1 Orang Belum Ditemukan

Bagi yayasan, dukungan tersebut menjadi tambahan semangat dalam menjalankan pengasuhan sehari-hari. Kehadiran berbagai pihak yang memberikan perhatian juga menjadi pengingat bahwa upaya mendampingi anak-anak tumbuh dan berkembang membutuhkan kepedulian bersama.

General Manager PLN UID Bali, Ajrun Karim, mengatakan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, di luar tugas utama perusahaan dalam menyediakan layanan kelistrikan.

Baca Juga:  Bangkal Ganas Ingatkan Ancaman Hama & Kapitalisasi Sawah

“PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak asuh dan mendukung upaya yayasan dalam mendampingi mereka tumbuh serta meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Ajrun.

Melalui bantuan ini, PLN UID Bali berharap semangat gotong royong dapat terus tumbuh dan menggerakkan lebih banyak pihak untuk berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat. Sebab, memberikan ruang bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita merupakan upaya bersama yang membutuhkan perhatian berkelanjutan.

Baca Juga:  OJK Tingkatkan Literasi Keuangan untuk Media Massa Bali

Di Tabanan, pengasuhan terhadap 33 anak itu terus menjadi bagian dari perjalanan panjang membangun harapan. Dukungan yang hadir dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu perjalanan tersebut, agar setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik. (jk)