02/11/2026

ACMF Dukung Reformasi Pasar Modal Indonesia, OJK Perkuat Transparansi dan Penegakan Hukum

 ACMF Dukung Reformasi Pasar Modal Indonesia, OJK Perkuat Transparansi dan Penegakan Hukum

Ilustrasi

JAKARTA(Dewannews.com) – ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) memberikan dukungan kuat terhadap reformasi strategis pasar modal Indonesia yang dijalankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dukungan tersebut mencakup peningkatan transparansi, penguatan penegakan hukum, serta peningkatan likuiditas pasar untuk mewujudkan pasar modal nasional yang kredibel, berintegritas, dan berdaya saing global. Pernyataan dukungan itu disampaikan dalam 45th ACMF Chairs Meeting di Manila, Filipina, pada 25 Oktober 2026.

Pertemuan yang dipimpin Securities and Exchange Commission (SEC) Filipina tersebut melibatkan para pimpinan otoritas pasar modal negara-negara ASEAN, termasuk OJK. Forum ini membahas penguatan integrasi, ketahanan, dan keberlanjutan pasar modal kawasan. Dalam pernyataan resminya, ACMF mengakui kemajuan reformasi regulasi Indonesia serta mendukung keberhasilan dan dampak jangka panjang berbagai langkah pembenahan yang dilakukan.

Baca Juga:  OJK Raih Predikat Badan Publik Informatif Nasional 2024

OJK mengapresiasi dukungan ACMF sebagai pengakuan regional terhadap upaya reformasi pasar modal Indonesia. OJK berkomitmen melanjutkan pembenahan secara konsisten melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas keterbukaan informasi, efektivitas pengawasan dan penegakan hukum, serta pengembangan struktur pasar yang lebih transparan, likuid, dan efisien. Langkah tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pelindungan investor dan meningkatkan kepercayaan pelaku pasar.

Selain membahas reformasi Indonesia, pertemuan ACMF mengevaluasi implementasi ACMF Action Plan 2026–2030. Rencana aksi tersebut mencakup peningkatan konektivitas pasar modal, pengembangan keuangan berkelanjutan, penguatan tata kelola perusahaan, pengembangan pasar modal syariah, serta kerja sama pengawasan dan penegakan hukum. ACMF juga melanjutkan inisiatif strategis, antara lain Depositary Receipt Issuance Handbook, Roadmap for ASEAN Cross-Listings, ASEAN Indices, dan ASEAN Collective Investment Schemes untuk memperluas akses investasi lintas negara.

Baca Juga:  Dukung Pemberantasan Judol, OJK Perintahkan Blokir 6000 Rekening

ACMF turut mendorong peningkatan kualitas pengungkapan informasi keberlanjutan dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik guna memperkuat kredibilitas serta daya tarik pasar modal ASEAN. Sebagai salah satu dari 11 negara anggota ACMF, OJK berpartisipasi aktif dalam seluruh kelompok kerja dan pertemuan tingkat tinggi. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarregulator dan meningkatkan integrasi pasar modal di kawasan.

OJK menegaskan akan terus memperkuat kerja sama dengan otoritas pasar modal ASEAN untuk mewujudkan pasar modal Indonesia yang berintegritas, tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui reformasi domestik dan kolaborasi regional, OJK optimistis pasar modal nasional dapat meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem pasar modal ASEAN dan global. (jk)