22/02/2024
22/02/2024

Anak Pejabat Tinggi di Badung Akui Suruh Oknum TNI Ambil Paket Narkoba

 Anak Pejabat Tinggi di Badung Akui Suruh Oknum TNI Ambil Paket Narkoba

Dewannews.com-Denpasar. Pasca ditangkap, Penyidik Satresnarkoba Polresta Denpasar masih mendalami jaringan tersangka Putu SA (31), oknum TNI dan Putu NCAGP (33), anak salah seorang pejabat tinggi di Kabupaten Badung yang diringkus pada Sabtu 14 Mei 2022 dengan barang bukti sekitar setengah kg ganja kering. 

Berdasarkan keterangan Putu NCAGP yang berprofesi sebagai pengacara mengakui barang haram itu dibeli secara online dari seseorang melalui akun instagram seharga Rp 4.5 juta. Sementara sosok pemilik akun instagram itu masih dalam pengejaran aparat kepolisian.  

Sementara sumber dilapangan mengungkapkan, penangkapan kedua tersangka terbilang sangat menghebohkan masyarakat Bali. Dimana, keduanya ditangkap terpisah setelah Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Denpasar menerima informasi adanya transaksi di seputaran Padangsambian, Denpasar. 

Baca Juga:  Adu Jangkrik, Pemotor Sedang Mabuk Tabrak Truk Tangki Milik Pertamina 

Berdasarkan hasil lidik, polisi berhasil menangkap Putu SA saat akan mengambil tempelan di depan rumah nomor 6 Jalan Alam Sari Banjar Tegeh Sari, Padangsambian, Denpasar Barat, pada Sabtu 14 Mei 2022 sekitar pukul 18.00 Wita. 

Tersangka Putu SA yang merupakan oknum TNI asal Banyuseri Buleleng itu tak berkutik setelah Polisi mengamankan barang bukti plastik besar berisi 265 gram ganja kering. Hasil diinterogasi, pria yang kos di Jalan Uma Gunung Sempidi, Mengwi Badung, itu mengakui barang bukti tersebut milik tersangka Putu NCAGP. Ia mengaku hanya disuruh mengambil paketan tersebut. 

“Pengakuan tersangka Putu SA disuruh mengambil paketan ganja kering oleh tersangka Putu NCAGP. Ada bukti percakapan di HP,” sebut sumber kepada media, Selasa 17 Mei 2022. 

Polisi bergerak cepat mengamankan Putu NCAGP di rumahnya di seputaran Dalung, Kuta Utara, Badung. Dari hasil pengeledahan, kembali ditemukan ganja kering dalam jumlah banyak yang disimpan di lemari pakaian. Total barang bukti yang diamankan di rumah tersangka yakni 495 gram ganja kering.

“BB ganja kering seberat 495 gram itu ditemukan di lemari pakaian,” ungkap sumber yang tidak mau ditulis namanya di media.

Baca Juga:  Digulung Ombak, Pelajar Asal Sempidi Ditemukan Tewas

Dihadapan penyidik, tersangka Putu NCAGP mengaku barang bukti itu dibeli secara online dari seseorang melalui akun instagram seharga Rp 4.5 juta. Ia juga mengaku menyuruh Putu SA untuk mengambil paketan ganja yang di tempel di TKP. 

“Putu NCAGP mengaku membelinya secara online. Masih didalami jaringan para tersangka ini,” terang sumber.

Terkait hal ini, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi sampai saat ini bungkam dan belum mau berterus terang untuk memberikan bocoran ataupun penjelasan resmi terkait penangkapan kedua tersangka tersebut.(Tim DN). 

error: Content is protected !!