05/11/2026

Canang Rp157 Jadi Primadona di Pasar Murah Galungan FKLJK Bali

 Canang Rp157 Jadi Primadona di Pasar Murah Galungan FKLJK Bali

Warga membeli canang seharga Rp157 melalui pembayaran QRIS pada Pasar Murah Pekenan Galungan dan Kuningan yang diselenggarakan FKLJK Provinsi Bali.

DENPASAR (Dewannews.com) – Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan, Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi Bali menggelar Pasar Murah Pekenan Galungan dan Kuningan di Lapangan Niti Mandala, Denpasar, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di sisi utara Lapangan Niti Mandala, tepat di depan Kantor Gubernur Bali tersebut menjadi bentuk sinergi antara regulator, lembaga jasa keuangan, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Direktur Pelindungan Konsumen dan Edukasi Keuangan OJK Provinsi Bali Irhamsyah, Ketua FKLJK Provinsi Bali Nyoman Sudharma, serta pimpinan anggota FKLJK Provinsi Bali.

Baca Juga:  Rayakan HUT RI Ke-79, Donasi Pegawai PLN Nyalakan 7.357 Listrik Gratis bagi Keluarga Kurang Mampu

Sebanyak 40 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berbagai Lembaga Jasa Keuangan (LJK) turut meramaikan pasar murah tersebut. Beragam kebutuhan pokok, produk UMKM, hingga perlengkapan hari raya ditawarkan kepada masyarakat dengan harga terjangkau.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Selain berbelanja, pengunjung juga mendapatkan edukasi mengenai transaksi digital melalui sistem pembayaran QRIS serta layanan pengaduan dan informasi OJK melalui Kontak 157.

Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan ini adalah penjualan canang, sarana upacara umat Hindu untuk Hari Raya Galungan, dengan harga simbolis Rp157 per buah melalui pembayaran QRIS. Program tersebut merupakan bagian dari upaya sosialisasi layanan Kontak OJK 157 kepada masyarakat.

Baca Juga:  PKM Universitas Warmadewa Tingkatkan Layanan Koperasi Bhuana Artha Mulia

Canang yang dijual dengan harga khusus tersebut telah mendapat subsidi dari FKLJK Provinsi Bali. Angka 157 dipilih karena memiliki makna “Satu Layanan untuk Indonesia Maju” yang merupakan nomor layanan pengaduan dan informasi OJK yang kini beroperasi selama 24 jam bagi konsumen sektor jasa keuangan dan masyarakat umum.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari habisnya sekitar 15 ribu canang yang disediakan panitia hanya dalam waktu satu jam sejak pasar murah dibuka.

Ketua FKLJK Provinsi Bali Nyoman Sudharma mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FKLJK dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Bali, sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.

Baca Juga:  PLN Hadirkan 13 UMKM Bali Mitra Binaan di Inacraft 2024

Melalui kegiatan tersebut, FKLJK berharap produk-produk UMKM Bali semakin dikenal luas oleh masyarakat dan memiliki daya saing yang lebih baik. Sinergi antara regulator, industri jasa keuangan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha juga diharapkan semakin kuat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Bali yang berkelanjutan.

Selain memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat menjelang hari raya, pasar murah ini juga menjadi sarana edukasi keuangan yang efektif untuk memperkenalkan layanan OJK dan mendorong pemanfaatan transaksi digital yang aman, mudah, dan inklusif. (r)