24/04/2024
24/04/2024

Diduga Edarkan Narkoba, Anak Pejabat di Badung Bersama Oknum TNI Ditangkap Polisi

 Diduga Edarkan Narkoba, Anak Pejabat di Badung Bersama Oknum TNI Ditangkap Polisi

Dewannews.com-Denpasar. Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar meringkus dua pengedar narkoba dalam sebuah pengerebekan terpisah, pada Sabtu 14 Mei 2022. Mirisnya, kedua pengedar itu merupakan seorang oknum TNI berinisial I Putu SA (31) dan seorang oknum pengacara berinisial I Putu NCAGP (33). 

Nama terakhir ini disebut-sebut anak salah seorang pejabat di Badung. Sementara barang bukti yang disita dari 2 tersangka yakni ganja kering sekitar setengah kilogram. Polisi masih menyelidiki asal muasal barang haram tersebut. 

Sumber dilapangan menyebutkan terungkapnya peredaran narkoba tersebut berawal dari penangkapan I Putu SA, seorang oknum TNI asal Banyuseri Buleleng. Tersangka Putu SA hampir sebulan menjadi target operasi karena ditenggarai pengedar narkoba.

“Berdasarkan ciri-ciri tersebut, petugas kepolisian membekuknya di TKP, ” ujar sumber Senin 16 Mei 2022. 

Sumber melanjutkan, Putu SA yang kos di Jalan Uma Gunung Sempidi Mengwi ini diringkus saat akan mengambil ganja kering dengan sistem tempel di depan rumah nomor 6 Jalan Alam Sari, Banjar Tegeh Sari, Padang Sambian Denpasar Barat, sekitar pukul 18.00 Wita. 

“Dia ditangkap usai transaksi dengan sistem tempel. Barang bukti diamankan sebanyak 265 gram ganja kering,” ujar sumber. 

Baca Juga:  Baru Divonis 6 Tahun karena Kasus Narkotika, WN Meksiko Kembali Diadili Kasus TPPU

Hasil interogasi, tersangka Putu SA mengaku ganja kering 265 gram itu milik oknum pengacara Putu NCAGP. Polisi kemudian mengecek chatingan di HP milik tersangka Putu SA dan benar ada keterlibatan Putu NCAGP. 

Polisi kaget begitu mengetahui oknum Pengacara ini merupakan anak salah seorang pejabat di Badung. “Putu NCAGP ini disebut-sebut anak pejabat di Badung. Dari chatingan keduanya ini sudah jelas ada keterlibatan kasus narkoba,” ungkap sumber. 

Dalam pengakuan sementara tersangka Putu SA, ia disuruh oleh oknum pengacara tersebut untuk mengambil ganja kering yang di tempel di TKP. “Oknum TNI itu mengaku disuruh oleh oknum Pengacara untuk mengambil barang bukti ganja di TKP,” ungkap sumber lagi. 

Setelah menelaah pengakuan tersangka Putu SA, tim bergerak cepat menuju rumah Putu NCAGP di kawasan Kuta Utara. Ia ditangkap sekitar pukul 20.00 Wita. 

Dalam penggeledahan di kamar, tim mengamankan plastik besar dan kecil berisikan barang bukti daun, biji dan batang kering totalnya seberat 495 gram. Selain itu ada juga 6 kertas digunakan untuk linting dan sebuah HP. “Dari kamarnya disita 495 gram ganja kering,” beber sumber. 

Baca Juga:  Tiga Hari Dicari, Pemancing yang Hilang di Benoa Ditemukan Tewas

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Antonius Totok Y P., belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan oknum TNI, I Putu SA. “Soal SA ini saya belum bisa komentar karena belum dapat informasinya. Nanti saya cek dulu,” bebernya pada Senin 16 Mei 2022. 

Terpisah, penangkapan kedua tersangka belum juga dibenarkan atau pun dibantah Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi. Ia mengatakan pihaknya belum menerima data dari Satresnarkoba Polresta Denpasar. 

“Belum ada informasi nanti saya cek. Kalau ada pasti press rilis,” terang Iptu Sukadi saat dikonfirmasi awak media, Senin 16 Mei 2022.(Tim DN). 

error: Content is protected !!