23/02/2024
23/02/2024

Dituntut 12 Tahun, Richard Eliezer Divonis Hakim 1,5 Tahun Penjara

 Dituntut 12 Tahun, Richard Eliezer Divonis Hakim 1,5 Tahun Penjara

VONIS-Terdakwa Ricard Eliezer saat mendengarkan vonis majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2023). Foto/SC Youtube

JAKARTA-Dewannews.com|Majekis hakim Pengadilan Jakarta Selatan pimpinan Wahyu Iman Santoso, Rabu (15/2/2022) menjatuhkan vonis 1 tahun dan 6 atau 1,5 tahun penjara terhadap Richard Eliezer Pudihang Lumiu, mantan ajudan Ferdy Sambo yang menembak Nofriansyah Hutabarat.

Majelis hakim dalam amar putusan menyatakan terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu terbukti bersalah turut serta melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-KUHP.

Baca Juga:  Gelar Aksi Sosial dan Edukasi di Denpasar Bukti Dukungan OJK Provinsi Bali Dalam Program Tangani Sampah

Diakhiri putusnya, majelis hakim juga menyebut terdakwa merupakan justice collaborator (JC) sehingga majelis hakim menetapkan terdakwa sebagai saksi pelaku yang bekerja sama. Diketahui, Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E sebelumnya oleh jaksa dituntut hukuman 12 tahun penjara.

Dalam amar tuntutannya jaksa juga menyatakan terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu terbukti bersalah turut serta melakukan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap korban Nofriansyah Hutabarat alias Brigadir J .

Baca Juga:  That wearable on your wrist could soon track your health well activities

Diberitakan sebelumnya, majelis hakim yang sama juga telah menjatuhkan vonis kepada terdakwa lainnya, yaitu Ferdy Sambo dengan pidana mati, Putri Candrawati dengan pidana penjara selama 20 tahun, Kuat Ma’ruf dengan pidana penjara selama 15 tahun dan Ricky Rizal dengan pidana penjara selama 13 tahun.(Tim-DN)

error: Content is protected !!