09/09/2026

FTP Unwar Kukuhkan 84 Insinyur, Tekankan Tanggung Jawab Profesi

 FTP Unwar Kukuhkan 84 Insinyur, Tekankan Tanggung Jawab Profesi

Rektor Universitas Warmadewa Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., memberikan ucapan selamat kepada salah satu insinyur baru usai pelantikan Profesi Insinyur Periode ke-VI FTP Unwar, Jumat (14/8/2026).

DENPASAR (Dewannews.com) – Fakultas Teknik dan Perencanaan (FTP) melalui Program Profesi Insinyur (PPI) Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar Pelantikan Profesi Insinyur Periode ke-VI di Sri Ajnadewi Hall, Gedung FTP, Lantai V pada Jumat (14/08/2026)

Pada pelantikan ini penghargaan karya siswa berprestasi jalur reguler diraih oleh Ir. I Putu Gede Adi Gunawan, S.T., dan jalur RPL diraih oleh Ir. Kadek Devi Astrini, S.T., M.T. Sebanyak 84 insinyur baru secara resmi dilantik dan diambil sumpah oleh Dr. Ir. Teguh Haryono, MBA., IPU., ASEAN Eng., ACPE., APEC Eng. selaku Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia yang hadir secara daring. Pada acara ini turut hadir pula Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Bali Dr. Ir. Ar. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, SDs, MA, MH, IAI, IPU, ASEAN Eng.

Baca Juga:  PKM Unwar-Unud: Wujudkan Generasi Bebas Kanker Serviks

Dekan FTP Unwar, Prof. Dr. Ir. I Nengah Sinarta, S.T., M.T., IPM., ASEAN.Eng., menyampaikan bahwa pendidikan profesi insinyur tidak hanya membekali peserta dengan kompetensi teknis, tetapi juga membentuk sikap profesional dan integritas dalam menjalankan tugas. Para lulusan PSPPI Unwar berasal dari berbagai bidang keteknikan, seperti teknik sipil, mekanik, listrik, arsitektur, serta bidang terkait lainnya.

Ia menilai profesi insinyur memiliki tanggung jawab besar dalam merespons berbagai persoalan pembangunan. Karena itu, kompetensi teknis perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masyarakat, lingkungan, sosial, dan budaya.

Baca Juga:  Satu Rekening Satu Pelajar, OJK Bali Genjot Inklusi Keuangan Lewat Rabu Menabung

Ia secara khusus mengingatkan para insinyur yang akan berkarya di Bali agar memiliki tanggung jawab dalam menjaga keberlanjutan daerah. Perkembangan pembangunan perlu tetap memperhatikan kepentingan masyarakat serta karakter sosial dan budaya Bali.

Sementara itu, Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan Periode VI menjadi bukti keberlanjutan penyelenggaraan pendidikan profesi insinyur di Unwar. Para lulusan yang dilantik hari ini sekaligus menjadi bagian dari jejaring alumni profesi insinyur yang telah lebih dahulu menyelesaikan pendidikan di Unwar.

Baca Juga:  Satpol PP Kota Denpasar Ciptakan Kenyamanan dan Ketertiban Kota

Ia juga mendorong para insinyur baru untuk tidak berhenti pada pencapaian pendidikan profesi. Para lulusan diharapkan terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan lanjutan.

Pada kesempatan ini, ia berpesan agar para lulusan menjaga amanah profesi sekaligus nama baik almamater. “Kemana pun adik-adik melangkah, selalu akan membawa nama Universitas Warmadewa. Karena itu, mohon dijaga amanah dan nama baik Program Studi Profesi Insinyur, Fakultas Teknik dan Perencanaan, serta Universitas Warmadewa,” pesannya.

Baca Juga:  3.404 Warmadewa Muda Resmi Jadi Keluarga Besar Unwar

Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa yang diwakili Sekretaris Yayasan, Ir. I Ketut Sugihantara, MSA., menyampaikan apresiasi kepada Universitas Warmadewa, khususnya FTP dan PSPPI, yang telah menyelenggarakan pendidikan profesi insinyur hingga memasuki periode ke-VI.

Ia mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh insinyur yang dilantik. Menurutnya, gelar profesi insinyur bukan sekadar pengakuan akademik, tetapi juga amanah yang membawa tanggung jawab besar terhadap profesi dan masyarakat.

Baca Juga:  PKM Universitas Warmadewa Lakukan Perancangan Pura Pesimpangan Puncak Bukit Puun

“Setelah menyandang gelar insinyur, bukan semata-mata pengakuan akademik, melainkan juga amanah dan tanggung jawab profesi yang sangat besar,” ujarnya.

Ia menjelaskan insinyur berperan sebagai salah satu penggerak inovasi, industrialisasi, dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Karena itu, para lulusan perlu terus meningkatkan kompetensi dan mengikuti perkembangan teknologi.

Baca Juga:  Labuan Bajo Jadi Lokasi KKN Unwar, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan Desa

Ia juga mendorong para lulusan untuk aktif dalam organisasi profesi, khususnya Persatuan Insinyur Indonesia (PII), sebagai wadah untuk memperkuat kompetensi, jejaring, dan kontribusi profesional.

“Jadilah insinyur yang beretika, bertanggung jawab, mengutamakan keselamatan, serta mengutamakan kemaslahatan umat manusia. Terus tingkatkan kompetensi dan aktif dalam organisasi profesi,” pesannya. (r)