02/11/2026

ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026

 ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Plt. Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menunjukkan penghargaan yang diraih ITDC dalam ajang TOP GRC Awards 2026 di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (9/9/2026).

JAKARTA (Dewannews.com) – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) meraih tiga penghargaan dalam ajang TOP GRC Awards 2026. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen ITDC memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan dalam mendukung transformasi bisnis perusahaan.

Penghargaan diberikan dalam acara TOP GRC Awards 2026 di Ballroom 5, Hotel Raffles Jakarta, Rabu (9/9). ITDC meraih TOP GRC Awards 2026 – #4 Star, The High Performing Board of Commissioners on GRC 2026, serta The Most Committed GRC Leader 2026 yang diberikan kepada Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar. Penghargaan diterima Komisaris Independen ITDC, Ekos Albar, yang hadir mewakili perusahaan.

Baca Juga:  Ini Peraturan Penyampain Lapiran Kepemilikan Saham dan Aktifitas Menjaminkan Saham Peruhaan Terbuka

Komisaris Independen ITDC, Ekos Albar, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat tata kelola. Menurutnya, Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) tidak boleh hanya menjadi sistem pengawasan dan kepatuhan, tetapi harus menjadi bagian dari budaya perusahaan. “GRC tidak boleh berhenti sebagai sistem pengawasan dan kepatuhan, tetapi harus menjadi budaya yang melekat dalam proses bisnis dan pengambilan keputusan,” ujar Ekos.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menegaskan, GRC kini ditempatkan sebagai bagian penting dalam pengambilan keputusan bisnis. Hal ini dinilai semakin penting seiring meningkatnya skala dan kompleksitas bisnis ITDC yang mengembangkan dan mengelola The Nusa Dua di Bali, The Mandalika di Nusa Tenggara Barat, serta The Golo Mori di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga:  Dua Event Akbar Meriahkan Februari Penuh Cinta di Nusa Dua

“Bagi ITDC, GRC bukan sekadar compliance. GRC adalah fondasi dalam mengambil keputusan bisnis yang tepat, melindungi perusahaan dari risiko, sekaligus membantu kita melihat peluang dan menciptakan nilai,” kata Ahmad Fajar. Penerapannya dilakukan melalui Integrated GRC, antara lain melalui RKAP berbasis risiko, Risk Appetite Statement, forum manajemen risiko, serta penguatan fungsi pengawasan dan pengendalian perusahaan.

Ahmad Fajar menambahkan, keberhasilan GRC tidak hanya diukur dari kepatuhan terhadap prosedur, tetapi juga dari kemampuannya mendukung keputusan bisnis yang lebih baik, meningkatkan efisiensi, melindungi aset, dan menciptakan nilai jangka panjang. “Penghargaan bukan tujuan akhirnya. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita membangun sistem GRC yang kuat dan berkelanjutan, sehingga GRC menjadi budaya,”ujarnya. (r)