KKN PMM Unwar di Desa Muncan Perkuat Edukasi Kesehatan dan Mitigasi Bencana
Mahasiswa KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PMM) Universitas Warmadewa berfoto bersama siswa SD Negeri 3 Muncan usai melaksanakan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sosialisasi tanggap bencana, dan kampanye Stop Bullying sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat di Desa Muncan, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
KARANGASEM (Dewannews.com) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PMM) Universitas Warmadewa melaksanakan berbagai program pengabdian di Desa Muncan, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, selama 20 Juli hingga 31 Agustus 2026. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui edukasi kesehatan, mitigasi bencana, penguatan karakter, hingga pengelolaan sampah.
Kepala Desa Muncan menyambut baik pelaksanaan KKN PMM Universitas Warmadewa dan mengapresiasi program-program yang dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan desa.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN PMM Universitas Warmadewa di Desa Muncan. Kami berharap mahasiswa dapat berkolaborasi dengan masyarakat serta memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program edukasi dan pemberdayaan yang telah disusun. Semoga kegiatan ini dapat membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan desa,” ujar Kepala Desa Muncan.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa menjalankan sejumlah program unggulan, di antaranya edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sosialisasi tanggap bencana, serta kampanye Stop Bullying di sekolah dasar hingga sekolah menengah di Desa Muncan. Program tersebut bertujuan membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kesehatan, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, serta menanamkan nilai toleransi dan empati guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.
Selain itu, mahasiswa juga memberikan sosialisasi pemilahan sampah di setiap banjar di Desa Muncan. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diedukasi untuk memilah sampah organik, anorganik, dan residu sejak dari sumbernya sebagai langkah mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efektif serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Berbagai program tersebut menjadi bagian dari kontribusi Universitas Warmadewa dalam mendukung pencapaian SDGs, khususnya pada bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kemitraan.
Dosen Pembimbing Lapangan KKN PMM Universitas Warmadewa, Ida Ayu Cri Vinantya Laksmi, mengatakan KKN PMM merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus membangun kepedulian sosial melalui kolaborasi bersama masyarakat. “Keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya. Ia berharap seluruh program yang masih akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026 dapat semakin memperkuat kapasitas masyarakat Desa Muncan serta menjadi contoh implementasi pengabdian perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat desa. (r)
