22/02/2024
22/02/2024

Laporan Dugaan Korupsi di KONI Bali Masih Terus Dikaji

 Laporan Dugaan Korupsi di KONI Bali Masih Terus Dikaji

Dewannews.com,Denpasar|Laporan warga terkait adanya dugaan korupsi di tubuh Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Bali ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali  nampaknya masih belum ada kemajuan yang berarti.

Pasalnya, hingga berita ini ditulis, pihak Kajati Bali melalui Kasi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) A. Luga Herlianto mengatakan bahwa laporan itu masih dalam proses telaah oleh tim Kejati Bali.

“Untuk laporan masih kami telaah,” kata pejabat yang akrab disapa Luga, Minggu (24/4/2022) saat dihubungi melalui sambungan telepon.  Dikatakan pula, telaah atau kajian atas laporan itu didasari atas data yang dibawa oleh pelapor.

Dikatakan pula, setelah ditelaah atau dikaji, nantinya akan ditentukan apakah perkara yang dilaporkan ini menjadi kewenangan Kejati Bali untuk menindaklanjuti atau sebaliknya, bukan menjadi kewenangan Kejaksaan.

“Nah, hasil dari telaah atau kajian dari tim kami ini belum ada, masih perlu dilihat secara komperhensif dulu, kalau di Kejaksaan tinggi Bali itu telaan atau pengkajiannya benar-benar teliti.”terang mantan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Nusa Penida ini.

Perlunya dilakukan telaah atau kajian ini, kata Luga diharapkan agar kedepannya tidak ada lagi kata ketidakpastian terhadap suatu peristiwa. Artinya jika hasil kajian nanti ternyata ini adalah kewenangan Kejaksaan, maka tentu akan ada klarifikasi.

Sementara menanggapi soal isu adanya rencana pencabutan laporan terhadap kasus l dugaan korupsi ini, Luga menyarankan agar menayangkan langsung kepada pelapor.

“Beberapa waktu lalu memang ada teman wartawan yang bertanya kalau soal rencana pencabutan laporan, ya saya jawab silahkan tanyakan langsung pada yang melaporkan,” jawab pejabat asli Sumatera Utara ini.

Dijelaskan Luga, pihaknya tidak berpengaruh terhadap adanya isu atau rencana pencabutan laporan. Yang jelas, apabila hasil telaah menyebutkan bahwa perkara ini menjadi kewenangan Kejaksaan, maka jika ada pencabutan laporan atau apapun itu Kejaksaan tetap mengedepankan SOP.

Baca Juga:  Jaksa Tuntut Terdakwa Korupsi KUR Bank BUMN di Badung 7,5 Tahun Penjara

Seperti diberitakan beberapa media, seorang warga melaporkan KONI Bali ke Kejaksaan terkait dugaan adanya tindak pidana korupsi mulai dari pengadaan jaket, tas, tiket pesawat, hingga hotel para atlet Bali selama mengikuti PON Papua.(sar)

error: Content is protected !!