14/06/2024
14/06/2024

Memperingati HPI Pemuda Flotim Gelar Diskusi Bersama Warga KimaKamak

 Memperingati HPI Pemuda Flotim Gelar Diskusi Bersama Warga KimaKamak

LARANTUKA-Dewannews.com|Hari ini, 8 Maret 2023 kita memperingati kembali Hari Perempuan Internasional (HPI). Hari ini diadakan diskusi bersama beberapa organisasi pemuda dan komunitas pemuda di Flores Timur yakni organisasi PEMBARU FLORES Timur,SULUH PEREMPUAN, Mawar Merona dan Lapak Putri pak Tani melaksanakan kegiatan diskusi publik dengan mengambil tema,  Sejarah HPI serta pentingnya keterlibatan perempuan dalam perjuangan bersama masyarakat.

Diskusi publik ini berlangsung di desa Kimakamak, Adonara Flores Timur, Rabu 8 maret 2023 menghadirkan tiga narasumber yakni, Nisya Tukan dari komunitas mawar merona, Patrisialamabahi Lama Bahi atau  biasa di sapa manja srikandi merah dari organisasi SULUH PEREMPUAN dan Fitriah Dahlan dari lapak Putri pak tani yang di moderatori oleh Eny Narek.

Baca Juga:  Beralih Dari SPBU 02 Ke 01, Penyaluran BBM Jenis Solar di Flotim Kian Membaik

Sebagai seorang aktivis perempuan Nisya Tukan menjelaskan momentum hari perempuan seharusnya bisa menjadi suatu momentum perlawanan bagi kaum perempuan di tengah berbagai penindasan yang dialami oleh kaum perempuan di berbagai sektor ekonomi, politik, dan kebudayaan. Nisya Tukan juga menjelaskan bagaimana pentingnya organisasi perempuan sebagai suatu wadah perlawanan yang terus mengkampanyekan berbagai problem yang di alami oleh rakyat khususnya kaum perempuan itu sendiri.

Tidak jauh berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Nisya Tukan, Srikandi Merah dari organisasi Suluh Perempuan menjelaskan soal situasi perempuan hari ini yang terus berada dalam suatu problem mendasar yang disebabkan oleh eksisnya sistem feodal patriarkal yg terus dilanggengkan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Baca Juga:  Paruman Krama Desa Adat Bugbug pada 29 Juli 2022 Dinilai Ilegal, Purwa Arsana Laporkan Oknum Penyebar Fitnah

Sistem patriarki yang kemudian menempatkan perempuan sebagai manusia nomor dua dalam kelas sosial masyarakat menyebabkan banyak sekali perempuan yang terdiskriminasi dalam kehidupan sosial tuturnya. Ia juga menambahkan bahwa problem perempuan bukan hanya menjadi problem perempuan itu sendiri tetapi menjadi problem bersama masyarakat tertindas di berbagai sektor, sehingga pentingnya solidaritas setiap elemen rakyat untuk melancarkan perjuangan bersama.

Sebagai seorang pegiat ekonomi kreatif dari komunitas Lapak putri pak tani , Fitria Dahlan menjelaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam membangun ekonomi kreatif untuk melawan suatu dogma yang mengatakan tugas perempuan hanya sebatas rana domestik.

Baca Juga:  Masyarakat Desa Kolaka Kini Sudah Menikmati Air Bersih

Fitri juga menjelaskan diskusi ini harusnya bisa menjadi suatu kegiatan yang intens dilakukan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat bukan hanya kaum perempuan tapi seluruh elemen masyarakat sehingga bisa menjadi pemahaman bersama. Ia juga menambahkan bahwa pentingnya kolaborasi setiap organisasi masyarakat dalam mendukung kemajuan bersama khususnya pembangunan ekonomi kreatif secara kolektif.

Sekretaris Desa Kimakamak Martinus Boli menyampaikan apresiasi luar biasa untuk kegiatan ini,”Terimakasih sudah hadir disini, untuk berdiskusi bersama kami kaum perempuan di desa kimakamak hari ini, saya percaya bahwa kegiatan hari ini membawa dampak baik bagi kemajuan lewotanah Kimakamak” kedepannya. ungkapnya PKK desa juga membuka diri untuk kemudian bersinergi dan berkolaborasi untuk membuat program bersama-sama sebagai output dari kegiatan ini.(Elen Labina)