Peduli Pendidikan, ITDC Bantu 17 Anak Yatim Piatu Desa Pengulon
General Manager The Nusa Dua ITDC I Made Agus Dwiatmika menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim piatu di Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Jumat (18/9/2026).
BULELENG (Dewannews.com) – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melalui The Nusa Dua menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi 17 anak yatim piatu di Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC di bidang pendidikan.
Bantuan yang disalurkan terdiri atas 17 pasang sepatu sekolah dan 17 paket perlengkapan sekolah. Setiap paket berisi tas, peralatan tulis, dan tumbler. Bantuan diserahkan General Manager The Nusa Dua ITDC, I Made Agus Dwiatmika, kepada Ketua Kelompok Peduli Pengulon, I Putu Yasa, pada Jumat (18/9/2026) di Kantor Perbekel Pengulon.
I Made Agus Dwiatmika mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan ITDC terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak di Desa Pengulon sekaligus respons atas permohonan dukungan yang disampaikan melalui Kelompok Peduli Pengulon (Kedungu). “Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak dan meringankan pengeluaran yang perlu dipersiapkan untuk menunjang aktivitas pendidikan mereka,” ujarnya.
Menurut Agus, pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Karena itu, program TJSL ITDC diarahkan untuk merespons kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung. “Pengembangan destinasi pariwisata tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagaimana keberadaan perusahaan dapat memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ketua Kelompok Peduli Pengulon, I Putu Yasa, mengapresiasi dukungan yang diberikan ITDC kepada anak-anak yatim piatu di Desa Pengulon. “Kami menyampaikan terima kasih kepada ITDC atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak, khususnya untuk memenuhi kebutuhan mereka dalam bersekolah. Kami berharap kepedulian dan sinergi seperti ini dapat terus terjalin,” ujar Putu Yasa.
Melalui program TJSL, ITDC terus mendorong kontribusi perusahaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat melalui kolaborasi dan pemberdayaan. Sebagai master developer dan asset manager, ITDC menilai pengembangan destinasi tidak hanya berorientasi pada pengelolaan aset, tetapi juga pada terciptanya ekosistem yang tumbuh bersama masyarakat. Ke depan, ITDC akan terus mengembangkan program TJSL yang responsif agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan. (r)
