02/02/2026

PLN Peduli Hadir di Denpasar, Dorong Kemandirian Ekonomi ODHIV

 PLN Peduli Hadir di Denpasar, Dorong Kemandirian Ekonomi ODHIV

PLN Peduli kembali menunjukkan komitmennya dalam pembangunan inklusif dengan mendukung kemandirian Orang Dengan HIV (ODHIV) di Denpasar. Bersama Yayasan Kerti Praja, PLN UID Bali memberikan pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, serta bantuan modal bagi ODHIV agar mampu bertahan dan berkembang secara ekonomi.

DENPASAR (Dewannews.com) – Komitmen menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan terus diwujudkan PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bersama Yayasan Kerti Praja, PLN Peduli menyelenggarakan Program Pemberdayaan Orang Dengan HIV (ODHIV) melalui pelatihan kewirausahaan, bantuan modal usaha, serta pendampingan berkelanjutan di Denpasar, Bali.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (29–30 Januari 2026), di Gedung Yayasan Kerti Praja ini diikuti oleh 18 ODHIV dari berbagai kabupaten/kota di Bali. Para peserta berasal dari beragam latar belakang usaha mikro, seperti usaha makanan, laundry, pakaian, hingga peternakan, yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.

Baca Juga:  Gus Yoga Jabat Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar

Program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis berwirausaha, tetapi juga untuk memperkuat kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi peserta. Melalui pembekalan kewirausahaan dasar, manajemen keuangan, perencanaan bisnis, serta motivasi berusaha, peserta didorong agar mampu mengelola usaha secara lebih terarah dan berkelanjutan, sesuai dengan kondisi dan potensi masing-masing.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Bali, I Wayan Eka Susana, menyampaikan bahwa kehadiran PLN dalam program ini berangkat dari empati dan kepedulian terhadap tantangan berlapis yang kerap dihadapi ODHIV, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Menurutnya, setiap orang memiliki potensi dan hak yang sama untuk berkarya serta hidup layak.

Baca Juga:  Dharma Wacana HUT ke-14, OJK Tegaskan Pentingnya Tri Hita Karana dalam Industri Keuangan

“Melalui program ini, kami berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi penyemangat baru bagi para peserta untuk terus melangkah membangun kemandirian ekonomi. PLN ingin hadir tidak hanya melalui bantuan, tetapi juga pendampingan, agar usaha yang dirintis dapat tumbuh berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup,” ujar Eka.

Ketua Yayasan Kerti Praja, dr. Desak Made Putri Pidari, M.Biomed., Sp.DVE, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN UID Bali terhadap ODHIV. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan perhatian PLN UID Bali kepada ODHIV. Kami berharap bantuan dan pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya, sehingga semakin banyak ODHIV yang dapat mandiri secara ekonomi dan sosial,” ungkapnya.

Baca Juga:  Winie Kaori Terima Sertifikat Merek dari Pj Gubernur Bali untuk YKWA dan Minyak Goreng

Selain pelatihan, kegiatan ini juga ditandai dengan penyerahan bantuan modal usaha secara simbolis kepada para peserta. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat usaha yang dijalankan sekaligus mengurangi kerentanan sosial dan ekonomi yang selama ini dialami ODHIV.

Melalui program pemberdayaan ini, PLN Peduli menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial yang hadir dengan empati, mendengarkan kebutuhan masyarakat, serta berupaya menciptakan dampak nyata bagi kelompok rentan di Bali. (r)