08/12/2023
08/12/2023

Sugawa Korry Minta Kader Golkar Terus Menyama Braya dan Dekat dengan Masyarakat

 Sugawa Korry Minta Kader Golkar Terus Menyama Braya dan Dekat dengan Masyarakat

Denpasar – DewanNews.com Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPD Golkar Bali, Dr I Nyoman Sugawa Korry saat perayaan hari ulang tahun ke-59 Partai Golkar oleh DPD Golkar Bali yang diisi  dengan upacara bendera dan diikuti kader, caleg Golkar se-Bali serta pameran UMKM di Wantilan Kantor DPD Golkar Bali, Rabu (18/10/2023). Pada oerayaan hari jadi partai berlambang pohon beringin ini setiap kader mengibarkan bendera Golkar sampai ke pelosok-pelosok desa.

Selain meminta kader Golkar terus menyama braya dan mendekatkan diri dengan masyarakat, dalam sambutannya, Dr I Nyoman Sugawa Korry juga berharap tidak ada permusuhan untuk menyongsong kemenangan pileg, pilpres dan pilkada yang bermartabat serta harus tetap dalam koridor demokrasi yang sehat.

Baca Juga:  Jelang Nataru 2024, Sugawa Korry Tinjau Kesiapan Bandara I Gusti Ngurah Rai

“Menyongsong pemilu 14 Februari 2024 bukan waktu lama lagi, mari kita wujudkan kemenangan pileg, pilpres dan pilkada secara terhormat dan bermartabat. Tetap dalam  koridor demokrasi yang sehat dan bermartabat. Jauhkan permusuhan dan tetap jaga semangat menyama braya dan kesadaran, persamaan persaudaraan dan persatuan serta kesatuan itu berkat kita bersama,” harap Sugawa Korry yang juga dikenal Wakil Ketua DPRD Bali ini.

Terkait nasib calon wakil presiden Prabowo Subianto, sepertinya Golkar melunak dan tidak mengharuskan Airlangga Hartarto sebagai cawapres tapi membuka pintu calon lain yang memiliki kans mendampingi Prabowo Subianto. Apalagi santer terdengar nama Gibran Rakabuming Raka yang akan menjadi cawapres, namun kata Sugawa Korry akan segera diputuskan dalam rapat pimpinan Golkar.

Baca Juga:  Jaya Negara Dukung Denpasar IT Community Ikut Ajang Kompetisi di Thailand

Lebih jauh doktor lulusan Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur ini menyampaikan dirinya diundang oleh DPP hadir dalam rapim yang dilaksanakan pada Kamis (19/10).

“Kami tidak mendahului urusan rapim. Setelah rapim baru kami umumkan. Aturan di Golkar hal yang bersifat strategis dan penting diputuskan di Rapim,” tutup politisi asal Banyuatis Buleleng ini. (jk)

error: Content is protected !!