21/09/2023
21/09/2023

Warga Afrika Pukul Korban dengan Sebatang Besi Diseret ke Pengadilan

 Warga Afrika Pukul Korban dengan Sebatang Besi Diseret ke Pengadilan

Terdakwa Carlos Alberto dengan tangan diborgol usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Denpasar.Foto/DN

DENPASAR-Dewannews.com|Pria asal Afrika Tengan, Carlos Alberto OR (55) akhirnya jalani persidangan perdana di Pengadilan Negeri Denpasar atas kasus dugaan penganiayaan terhadap Jonas Freiwald. Sidang yang digelar online beberapa waktu lalu itu masih mengagendakan pembacaan dakwaan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yuni Astuti membacakan dakwaan di muka sidang. Dalam dakwaannya disebutkan bahwa, kasus yang menjerat terdakwa itu terjadi pada tanggal 16 Juni 2022 sekira pukul 03.00 WITA di Restoran L Tabala Jalan Batu Belig, Kerobokan, Kuta Utara, Badung.

Baca Juga:  Jokowi Gencar Perangi Mafia Tanah, BPN Denpasar Justru Persulit Pemecahan SHM Jero Kepisah

Kejadian berawal saat saksi korban datang ke Restoran L Tabala bersama teman-temannya dan menikmati minuman. “Karena sudah larut malam, terdakwa meminta kepada korban bersama teman-temanya untuk meninggalkan Restoran,” sebut JPU dalam dakwaannya.

Tapi korban tidak mengindahkan perintah terdakwa sehingga terdakwa emosi hingga keduanya sempat terjadi adu mulut. Singkat cerita saat korban berada di parkiran, terdakwa datang dan memukul korban dengan besi yang dilapisi pipa plastik ke arah kepala dan perut korban.

Baca Juga:  Ditangkap dengan Barang Bukti 4 Paket Sabu Terancam 20 Tahun Penjara

Beruntung saat kejadian ada saksi Harry Oktavianus Bernard Wila Here yang langsung memisah pertengkaran itu. Akibat perbuatan terdakwa, korban sebagaimana hasil visum mengalami luka lecet pada perut kiri, tangan kiri dan kanan yang disebabkan kekerasan benda tumpul.

Sementara terdakwa, oleh JPU yang bertugas di Kejaksaan Negeri Badung itu dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) KUHP. Dan atas dakwaan JPU, terdakwa tidak mengajukan eksepsi atau keberatan atas dakwaan JPU sehingga sidang bisa dilanjutkan dengan pembuktian.(DN)

error: Content is protected !!