28/02/2026

Perempuan Garda Terdepan Literasi Keuangan, OJK Gandeng KOWANI

 Perempuan Garda Terdepan Literasi Keuangan, OJK Gandeng KOWANI

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi (tengah) bersama Ketua Umum KOWANI Nanny Hadi Tjahjanto dan jajaran pengurus KOWANI serta peserta Training of Trainers (ToT) Program OJK PEDULI di Kantor OJK, Jakarta, Rabu (2/7/2025).

JAKARTA (Dewannews.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya perempuan dan ibu rumah tangga, melalui kerja sama strategis dengan Kongres Wanita Indonesia (KOWANI). Kolaborasi ini diwujudkan dalam pelaksanaan Training of Trainers (ToT) Program OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI) yang digelar secara hybrid di Kantor OJK, Jakarta., Rabu (02/07/2025).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, yang menekankan pentingnya peran ibu dalam meningkatkan literasi keuangan di lingkungan keluarga.

Baca Juga:  Pengembangan EBT Tumbuh Positif di 2023, PLN Catatkan Kinerja Yang Berkelanjutan

“Ibu-ibu anggota KOWANI adalah agent of change yang punya peran penting dalam menyebarkan pengetahuan keuangan di tengah masyarakat,” ujar Friderica.

Menurutnya, edukasi keuangan bukan hanya keterampilan dasar, melainkan kebutuhan esensial (essential life skill) yang harus dikuasai oleh perempuan agar mampu mengelola keuangan keluarga secara bijak dan mandiri.

Ketua Umum KOWANI, Nanny Hadi Tjahjanto, mengapresiasi inisiatif OJK dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga dan menjadi garda depan literasi keuangan nasional.

Baca Juga:  OJK Percepat Transformasi Industri Asuransi, Dana Pensiun, dan Penjaminan di 2025

“Menjadi duta literasi keuangan adalah bentuk pengabdian nyata. Perempuan harus mampu menjadi pelatih dan penyebar pengetahuan demi masa depan yang lebih baik,” kata Nanny.

Program ini diikuti oleh 1.100 peserta dari seluruh Indonesia, terdiri atas 100 peserta luring dan 1.000 peserta daring. Para peserta mendapatkan materi edukatif seputar OJK, waspada pinjaman online dan investasi ilegal, pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga, hingga pengenalan produk keuangan seperti reksa dana.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan anggota KOWANI dapat menjadi penggerak literasi keuangan yang menjangkau masyarakat luas, khususnya di kalangan perempuan.