Pusat Gelontorkan Rp15 M, Tabanan Benahi SD, SMP hingga PAUD
Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Gusti Ngurah Darma Utama meninjau kondisi plafon ruang kelas yang rusak di salah satu sekolah penerima bantuan revitalisasi tahun 2025. Tabanan mendapat dana lebih dari Rp15 miliar dari pemerintah pusat untuk perbaikan 18 fasilitas pendidikan, mulai dari SD, SMP, PAUD hingga sanggar kegiatan belajar. (Foto: Dok. Disdik Tabanan)
TABANAN (Dewannews.com) – Pemerintah Kabupaten Tabanan menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Tahun 2025, Tabanan berhasil mengamankan dana revitalisasi senilai lebih dari Rp 15 miliar dari pemerintah pusat untuk perbaikan berbagai fasilitas pendidikan.
Dana tersebut dialokasikan untuk 18 lembaga pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga sanggar pendidikan nonformal. Bantuan ini merupakan hasil dari usulan yang diajukan oleh Dinas Pendidikan Tabanan dan dinyatakan memenuhi syarat oleh pemerintah pusat.
“Kami bersyukur, tahun ini Tabanan mendapat alokasi anggaran dari pusat untuk revitalisasi fasilitas pendidikan senilai lebih dari Rp 15 miliar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Utama, Kamis (1/8).
15 Sekolah Formal Direvitalisasi
Dari total dana tersebut, sembilan SD dan tujuh SMP akan mendapatkan perbaikan infrastruktur. Rinciannya, bantuan untuk delapan SD tersebar di empat kecamatan dengan total nilai Rp 6,8 miliar lebih, antara lain:
• Kecamatan Penebel: SDN 1, SDN 6 Penatahan, SDN 4 Babahan
• Kecamatan Kediri: SDN 3 Pejaten, SDN 1 Beraban
• Kecamatan Tabanan: SDN 3 Gubug, SDN 1 Buahan
• Kecamatan Selemadeg Timur & Selemadeg: SDN 1 Mambang, SDN 2 Brembeng
Sementara itu, tujuh SMP menerima kucuran dana senilai Rp 7,9 miliar, meliputi SMPN 2 Kerambitan, SMPN 1 dan 2 Penebel, SMPN 2 Kediri, SMPN 6 Tabanan, SMPN 3 Marga, serta SMPN 2 Selemadeg Barat.
PAUD dan Pendidikan Nonformal Juga Diperhatikan
Selain sekolah formal, Pemkab Tabanan juga menyentuh sektor pendidikan usia dini dan nonformal. TK Negeri Tabanan dan TK Negeri Selemadeg Barat mendapatkan alokasi dana perbaikan sebesar Rp 200 juta lebih. Sementara Sanggar Kegiatan Belajar (SKB)memperoleh bantuan sebesar Rp 500 juta lebih untuk meningkatkan fasilitas pembelajaran kejar paket.
“Kami ingin memastikan bahwa semua jenjang pendidikan mendapat perhatian yang layak, tidak hanya pendidikan formal, tapi juga PAUD dan sanggar kegiatan belajar,” jelas Darma Utama.
SDN 1 Samsam Masuk Prioritas 2026
Komitmen perbaikan sarana pendidikan tidak berhenti di tahun ini. Dinas Pendidikan Tabanan juga telah mengusulkan perbaikan SDN 1 Samsam di Kecamatan Kerambitan pada tahun 2026 mendatang melalui anggaran APBD.
“Plafon sekolah ini bocor dan pintu kelas juga sudah rusak. Usulan anggarannya sekitar Rp 700 juta dan sudah kami masukkan ke dalam program prioritas,” tegasnya.
Pemerintah Daerah Berkomitmen Jangka Panjang
Menurut Darma Utama, langkah-langkah ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Pemkab Tabanan untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan merata.
“Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh anak-anak Tabanan. Ini bukan pekerjaan satu tahun, tapi komitmen berkelanjutan,” tandasnya. (jk)
