09/01/2026

Sambut Natal dan Tahun Baru, PLN Pastikan Listrik Bali Tetap Andal

 Sambut Natal dan Tahun Baru, PLN Pastikan Listrik Bali Tetap Andal

General Manager beserta Management PT PLN (Persero) UID Bali melakukan pengecekan kesiapan armada pendukung siaga Nataru.

DENPASAR (Dewannews.com) — PT PLN (Persero) menyiagakan sistem kelistrikan secara menyeluruh dalam rangka mendukung kelancaran perayaan Natal 2025 dan libur Tahun Baru 2026 bagi masyarakat. Masa siaga kelistrikan ditetapkan mulai 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dan beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Dalam pertemuan kesiapsiagaan kelistrikan menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang dilaksanakan secara daring, Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akmalaputri, menegaskan bahwa siaga akhir tahun harus dimaknai sebagai ujian kesiapsiagaan dan kepemimpinan operasional.

Baca Juga:  Wabup Tabanan Apresiasi PLN Sambungkan Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu

“Siaga Natal dan Tahun Baru tidak boleh dipandang sebagai rutinitas tahunan, melainkan sebagai ujian kesiapsiagaan dan kepemimpinan operasional seluruh insan PLN,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap risiko utama selama periode Natal dan Tahun Baru, termasuk mengenali aset distribusi yang kritikal serta penyulang yang berdampak besar bagi masyarakat. Dalam kondisi darurat, diperlukan satu komando yang jelas, komunikasi yang cepat dan akurat, serta penentuan prioritas pemulihan agar dampak gangguan dapat diminimalkan dan kepercayaan publik tetap terjaga.

Baca Juga:  Tak Ada Mati Lampu! PLN Pastikan Dukung IFSC Climbing World Cup Bali 2025

Sementara itu, General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyampaikan bahwa seluruh langkah kesiapsiagaan PLN berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“PLN menyiagakan seluruh sistem kelistrikan untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan nyaman dan menikmati libur Natal serta Tahun Baru tanpa gangguan pasokan listrik,” ujarnya.

Baca Juga:  OJK Rilis Pedoman Keamanan Siber untuk Perdagangan Aset Digital

Eric menjelaskan, sistem kelistrikan Bali berada dalam kondisi aman dengan daya mampu sebesar 1.446 MW dan proyeksi beban puncak tertinggi 1.297 MW, sehingga masih tersedia cadangan daya siaga sebesar 149 MW atau 11,4 persen. Kondisi ini memastikan pasokan listrik tetap andal selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Untuk wilayah Nusa Penida, PLN menyiapkan daya mampu netto 19,56 MW dengan daya mampu pasok 16,17 MW. Pengamanan energi primer berupa batubara, gas, dan BBM juga telah dilakukan dengan status Hari Operasi Pembangkit (HOP) yang mencukupi.

Baca Juga:  Dukung RUPTL Hijau, PLN Gandeng AKLI dan APEI Percepat Transformasi Energi

Dari sisi infrastruktur, sistem kelistrikan Bali disuplai melalui 19 Gardu Induk, 48 Gardu Hubung, 360 penyulang, dan 15.305 gardu distribusi yang berada dalam pengawasan intensif. PLN juga melakukan pemeliharaan preventif dan asesmen teknis di seluruh titik prioritas.

Selama masa siaga, PLN UID Bali menyiagakan lebih dari 1.100 personel yang tersebar di 41 posko siaga di seluruh Bali, didukung peralatan cadangan seperti genset, UPS, dan kendaraan operasional. PLN juga menetapkan 77 lokasi prioritas, meliputi gereja, bandara, pelabuhan, kantor pemerintahan, fasilitas TNI/Polri, serta kawasan wisata dan lokasi keramaian.

Baca Juga:  Berlari untuk Negeri, PLN Bali Ajak Warga Nyalakan Energi Kebaikan

PLN turut memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik, dengan 227 unit SPKLU roda empat di 156 lokasi, 55 unit SPKLU roda dua, dan 8 unit SPBKLU, yang seluruhnya didukung petugas siaga 24 jam.

Menghadapi potensi cuaca ekstrem pada akhir tahun, PLN telah melakukan pemetaan risiko bencana serta menyiapkan langkah mitigasi dan respons cepat guna meminimalkan gangguan kelistrikan.

Baca Juga:  Sambut Hari Sumpah Pemuda, Pemkot Denpasar gelar Parade Baleganjur Tingkat Ramaja.

Terakhir, dirinya mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan potensi gangguan kelistrikan kepada PLN. “Apabila mengalami kendala kelistrikan, masyarakat dapat melakukan pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123,” tutupnya. (r)