02/11/2026

20 Mahasiswa Warmadewa Dampingi UMKM Dangin Puri Kaja Go Digital

 20 Mahasiswa Warmadewa Dampingi UMKM Dangin Puri Kaja Go Digital

Mahasiswa KKN Universitas Warmadewa bersama pelaku UMKM berfoto di depan salah satu usaha warga di Desa Dangin Puri Kaja, Denpasar Utara, dalam kegiatan pendampingan penguatan pemasaran UMKM.

DENPASAR (Dewannews.com) – Universitas Warmadewa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode 2026 melaksanakan pendampingan penguatan pemasaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memasarkan produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi KKN sebagai mata kuliah wajib Universitas Warmadewa. Melalui KKN, mahasiswa didorong mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus berkontribusi dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Program pendampingan ini melibatkan 20 mahasiswa dengan didampingi tiga orang dosen, yakni Ketut Sudarmini, SE., M.Agb., Dr. A.A. Media Martadiani, SE., M.M., dan Dr. Ni Wayan Sitiari, SE., M.M.

Baca Juga:  Realisasi APBN di Bali Capai 90,6%, Ekonomi Tumbuh 5,43%

Ketut Sudarmini menjelaskan, pendampingan dilakukan karena masih terdapat pelaku UMKM yang membutuhkan pemahaman lebih kuat mengenai konsep pemasaran dan keberlanjutan usaha. “Pendampingan ini memberikan edukasi dan motivasi kepada pelaku UMKM agar mampu memperkuat pemasaran dengan tetap memperhatikan kualitas produk dan memberikan pelayanan yang optimal kepada konsumen,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kualitas produk dan layanan menjadi faktor penting agar UMKM mampu mempertahankan konsumen sekaligus bersaing dengan pelaku usaha lainnya. Selain itu, pelaku UMKM didorong membangun jaringan sosial dan kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Penerimaan Pajak Bali Tumbuh 10,21%, Capai Rp5,13 Triliun hingga April 2025

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan sosialisasi dan edukasi kepada UMKM di lingkungan Desa Dangin Puri Kaja. Pelaku usaha juga diperkenalkan dengan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi serta Google Maps untuk memudahkan konsumen menemukan lokasi usaha. Pemanfaatan platform digital tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk UMKM.

Program pendampingan ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. “Kami berharap pelaku UMKM dapat semakin memahami pentingnya pemasaran, menjaga kualitas produk, meningkatkan pelayanan, serta memanfaatkan teknologi digital sehingga usaha mereka dapat berkembang secara berkelanjutan,” kata Ketut Sudarmini. (r)