25/04/2026

ITDC Tegaskan Posisi Nusa Dua Lewat Event Lari Internasional 2026

 ITDC Tegaskan Posisi Nusa Dua Lewat Event Lari Internasional 2026

Ribuan pelari mengikuti ajang Adhyaksa International Run 2026 di kawasan The Nusa Dua, Bali.

MANGUPURA (Dewannews.com) – Ajang lari bergengsi bertaraf internasional, Adhyaksa International Run 2026, kembali digelar di kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali. Event ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 26 April 2026, dengan titik start dan finish di Peninsula Island, salah satu ikon destinasi unggulan kawasan tersebut.

Penyelenggaraan Adhyaksa International Run 2026 diproyeksikan menarik partisipasi pelari dari tingkat nasional hingga global. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum strategis dalam memperkuat citra The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata terintegrasi kelas dunia di Indonesia.

Baca Juga:  Kartini Fest 2025 Gaungkan Budaya dan Kecantikan Asia di The Nusa Dua

Event ini menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 5K, 10K, dan Half Marathon, yang dirancang untuk menjangkau berbagai segmen peserta, mulai dari pelari pemula hingga profesional. Selain kompetisi, peserta juga akan disuguhkan pengalaman berlari dengan panorama pesisir yang menjadi daya tarik utama kawasan The Nusa Dua.

General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menyatakan pihaknya menyambut baik penyelenggaraan ajang ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat posisi kawasan. “Sebagai pengelola kawasan The Nusa Dua, kami mendukung penuh Adhyaksa International Run 2026 sebagai bagian dari strategi menghadirkan sport tourism berkualitas. Event ini tidak hanya memberikan pengalaman berkelas bagi peserta, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan daya tarik kawasan dan kunjungan wisatawan,” ujarnya.

Baca Juga:  The Nusa Dua Jadi Pusat Dunia! Ini Fakta Menarik IFSC World Cup 2025

Ia menambahkan, ITDC telah menyiapkan infrastruktur, standar keamanan, serta kualitas layanan guna memastikan kelancaran acara. “Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimistis kegiatan ini memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, termasuk peningkatan okupansi hotel dan aktivitas pelaku usaha, dengan tetap mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),” tutupnya. (r)