09/09/2026

Kaderisasi Pemimpin Dimulai, 5 Dosen Unwar ke Lemhannas

 Kaderisasi Pemimpin Dimulai, 5 Dosen Unwar ke Lemhannas

Lima dosen muda Universitas Warmadewa (Unwar) berfoto bersama usai mengikuti kegiatan pembekalan kepemimpinan dan wawasan kebangsaan di Lemhannas RI.

DENPASAR (Dewannews.com) — Universitas Warmadewa (Unwar) mulai menyiapkan kader kepemimpinan masa depan melalui penguatan kapasitas dosen muda. Sebanyak lima dosen muda Unwar mengikuti program pembekalan di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) sebagai bagian dari strategi membangun generasi akademisi yang memiliki wawasan kebangsaan, integritas, dan kapasitas kepemimpinan.

Kelima dosen tersebut adalah dari empat dosen FH Unwar antara lain Dr. I Ketut Kasta Arya Wijaya, SH., M.Hum., Dr. I Wayan Werasmana Sancaya, SH., MH., Dr. Indah Permatasari, SH., MH., Anak Agung Gede Ananta Wijaya Sahadewa, SH., MH., dan I Putu Hadi Pradnyana, S.IP., M.Si., dari Fisip Unwar yang mengikuti pelatihan di Lemahanas RI mulai dari 7-16 September 2026.

Baca Juga:  Tak Cukup Masuk Marketplace, UMKM Bali Didorong Perkuat Pemasaran dan Keuangan

Keikutsertaan mereka di Lemhannas menjadi bagian dari proses kaderisasi sumber daya manusia Unwar. Program ini tidak semata diarahkan untuk meningkatkan kompetensi individual, tetapi juga memperluas perspektif para dosen muda dalam memahami persoalan strategis bangsa, dinamika global, ketahanan nasional, serta tantangan yang dihadapi perguruan tinggi.

Wakil Rektor Unwar Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. I Nyoman Sujana, SH., M.Hum., mengatakan kaderisasi kepemimpinan perlu dilakukan secara terencana dan dimulai jauh sebelum seseorang menduduki posisi kepemimpinan.

Baca Juga:  Unwar Dampingi Peternak Penebel Olah Kotoran Sapi Jadi Pupuk Organik

“Pemimpin tidak lahir secara tiba-tiba. Kepemimpinan harus dipersiapkan, ditempa, dan dibangun melalui proses yang panjang. Karena itu, pengiriman dosen-dosen muda ke Lemhannas merupakan langkah strategis untuk menyiapkan calon-calon pemimpin Universitas Warmadewa di masa depan,” kata Sujana.

Menurut dia, perguruan tinggi membutuhkan pemimpin yang tidak hanya kuat dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, wawasan kebangsaan, kemampuan berpikir strategis, serta keberanian menghadapi perubahan.

Baca Juga:  PLN Ungkap Bahaya Penjor Dekat Kabel Listrik, Ini Imbauannya!

“Dosen muda adalah aset strategis universitas. Mereka bukan hanya dipersiapkan menjadi akademisi yang unggul, tetapi juga harus memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin yang mampu membawa institusi menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

kaderisasi ini harus dibangun secara berkelanjutan melalui pendidikan, pelatihan, pengalaman organisasi, dan penugasan strategis.Dalam konteks itu, pembekalan di Lemhannas dipandang sebagai salah satu instrumen untuk membentuk mindset kepemimpinan yang lebih luas, dari sekadar perspektif kelembagaan menuju perspektif kebangsaan.

Baca Juga:  Unwar Turun Langsung Bantu Warga Warloka Pesisir Pascagempa NTT

Sementara Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit., MP., menyampaikan bahwa pembahasan terkait keiikutsertaan dosen dalam pelatihan Lemhanas ini telah disampaikan sebelumnya dalam pertemuan dengan Gubernur Lemhanas RI saat mengisi materi PKKMB Universitas Warmadewa tahun 2026. Pelatihan ini melibatkan Dosen Muda Unwar untuk dapat mengembangkan pengetahuan dan wawasannya dalam pemantapan nilai-nilai kebangsaan serta diharapkan mampu membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh ke lingkungan kampus serta menjadi penggerak bagi lahirnya budaya akademik yang semakin profesional, inovatif, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan bangsa.

Langkah Unwar menggembleng dosen muda di Lemhannas menjadi bagian dari visi jangka panjang membangun keberlanjutan kepemimpinan universitas. Hal ini menjadi investasi terbesar sebuah perguruan tinggi bukan hanya membangun sarana dan prasarana, melainkan juga membangun manusia yang kelak mampu menjaga, mengembangkan, dan membawa institusi menuju masa depan.

Baca Juga:  Prodi S1 Fisioterapi Unwar Hadir dengan Keunggulan Anti-Aging dan Wellness

“Menyiapkan pemimpin bukan menunggu ketika pemimpin itu dibutuhkan. Pemimpin harus dipersiapkan sejak sekarang agar ketika estafet kepemimpinan tiba, universitas telah memiliki sumber daya manusia yang siap,” katanya.

Dengan langkah tersebut, Universitas Warmadewa menunjukkan bahwa kaderisasi kepemimpinan merupakan investasi jangka panjang sekaligus bagian dari strategi menjaga kesinambungan tata kelola dan kemajuan institusi.

Baca Juga:  Warmadewa Perkuat Peran Global Lewat Program Pemberdayaan Singkong di Filipina

Sebagai Kampus Kebangsaan, Unwar berharap para dosen muda yang mengikuti pembekalan di Lemhannas tidak hanya tumbuh menjadi akademisi yang unggul, tetapi juga menjadi pemimpin yang berkarakter, berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan, dan mampu membawa Universitas Warmadewa semakin berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (r)