03/11/2026

Unwar dan Sun Power Ceramics Dukung Penataan Wantilan Pura Desa Adat Pejeng Kawan

 Unwar dan Sun Power Ceramics Dukung Penataan Wantilan Pura Desa Adat Pejeng Kawan

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Warmadewa bersama Bendesa Adat Pejeng Kawan, prajuru, dan masyarakat berfoto di Wantilan Pura Desa Adat Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Minggu (25/10/2026), dalam rangka finalisasi pemasangan granit keramik melalui kolaborasi CSR PT Sun Power Ceramics dan Universitas Warmadewa.

GIANYAR (Dewannews.com) – Proses pemasangan granit keramik pada Wantilan Pura Desa Adat Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, memasuki tahap finalisasi pada Minggu (25/10/2026). Pertemuan evaluasi akhir tersebut dihadiri Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Warmadewa, Anak Agung Gede Raka Gunawarman, bersama Bendesa Adat Pejeng Kawan, Dewa Putu Kayun, para prajuru, serta pengayah Pura Agung Batan Bingin.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan dukungan material melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Sun Power Ceramics dengan pendampingan akademik dan keterlibatan aktif masyarakat adat.

Baca Juga:  BPR Kanti Gandeng UNHI, Dorong Karyawan Raih Gelar Sarjana

Dalam pelaksanaannya, PT Sun Power Ceramics telah memberikan dukungan sebanyak 290 dus granit keramik. Dengan asumsi cakupan 1,44 meter persegi per dus, total material tersebut setara dengan sekitar 417,6 meter persegi. Material digunakan untuk mendukung peningkatan kualitas lantai wantilan sebagai ruang bersama yang memiliki fungsi penting dalam kegiatan keagamaan, adat, musyawarah, dan aktivitas sosial masyarakat.

Finalisasi pada 25 Oktober menjadi momentum untuk meninjau hasil pekerjaan, membahas evaluasi pelaksanaan, serta memastikan koordinasi antara tim pengabdian, prajuru, dan masyarakat yang terlibat. Keterlibatan unsur adat menjadi bagian penting dalam menjaga agar pelaksanaan kegiatan sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan konteks penggunaan ruang oleh masyarakat.

Baca Juga:  Mahasiswa Unmas Denpasar Berikan Program Kerja Positif untuk Desa Guwang

Ketua Tim Pengabdian, Anak Agung Gede Raka Gunawarman, menekankan bahwa program ini tidak semata-mata berorientasi pada penyelesaian fisik bangunan. Proses tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bersama antara perguruan tinggi, prajuru desa adat, undagi dan tenaga tukang lokal, serta masyarakat.

Dalam pendekatan ini, setiap pihak berkontribusi melalui pengetahuan dan pengalaman masing-masing. Pengetahuan teknis dari perguruan tinggi bertemu dengan pemahaman lokal mengenai adat, penggunaan ruang, serta praktik gotong royong yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bali.

Baca Juga:  3.514 Mahasiswa Baru Resmi Bergabung di PKKMB Unwar 2025/2026

Sementara itu, dukungan material dari PT Sun Power Ceramics menunjukkan bagaimana kolaborasi dunia industri, akademisi, dan masyarakat dapat diarahkan pada peningkatan kualitas fasilitas publik yang manfaatnya dirasakan secara langsung oleh komunitas.

Tahapan berikutnya adalah penyusunan hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan dan persiapan proses serah terima dukungan material dari PT Sun Power Ceramics kepada pihak Desa Adat Pejeng Kawan. Tahapan ini diharapkan dapat memperjelas dokumentasi hasil kegiatan sekaligus menjadi bagian dari pertanggungjawaban atas pelaksanaan program CSR.

Baca Juga:  Pengabdian Lintas Institusi, FKIK Warmadewa Tingkatkan Literasi Kesehatan di Gianyar

Melalui kegiatan ini, peningkatan kualitas Wantilan Pura Desa tidak hanya diharapkan menghadirkan fasilitas yang lebih baik, tetapi juga memperkuat kolaborasi dan semangat gotong royong dalam pengelolaan ruang komunal berbasis masyarakat adat.

Program ini menjadi contoh bahwa pembangunan berbasis komunitas dapat berlangsung melalui proses saling belajar, koordinasi lintas pihak, serta penghargaan terhadap pengetahuan lokal dan keahlian teknis dalam mewujudkan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan. (r)