09/09/2026

Kanwil DJP Bali Gelar Pajak Bertutur 2026, Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini

 Kanwil DJP Bali Gelar Pajak Bertutur 2026, Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini

Sejumlah siswa mengikuti kegiatan Pajak Bertutur 2026 dengan penuh semangat di Denpasar, Bali, Kamis (3/9/2026).

DENPASAR (Dewannews.com) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali bersama seluruh unit kerja di lingkungan Kanwil DJP Bali menggelar Pajak Bertutur Tahun 2026 secara serentak, Kamis (3/9/2026). Mengusung tema “Pajak Kita: Energi Generasi Juara”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran pajak sejak dini kepada peserta didik di berbagai jenjang pendidikan di Provinsi Bali.

Baca Juga:  PPh 21 DTP Resmi Berlaku, Karyawan di Sektor Ini Bisa Hemat Pajak!

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Bali, Putu Eko Prasetio, melaporkan kegiatan tersebut diikuti sebanyak 525 siswayang tersebar di 10 sekolah. Peserta berasal dari SDN 1 Benoa Badung, SDN 6 Kesiman Denpasar, SMP Nasional Denpasar, SMP Negeri 4 Melaya Jembrana, SMA Negeri 1 Baturiti Tabanan, SMA Negeri 1 Kuta Utara Badung, SMA Negeri 5 Denpasar, SMK PGRI 4 Denpasar, SMK Negeri 1 Seririt Buleleng, serta Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali.

Baca Juga:  OJK Gandeng Media Bali-Nusra Edukasi Industri Keuangan

Kepala Kanwil DJP Bali, Darmawan, mengatakan pemilihan SMP Nasional Denpasar sebagai salah satu lokasi Pajak Bertutur 2026 sejalan dengan perluasan Program Inklusi Kesadaran Pajak dalam Pendidikan yang mulai diterapkan pada 2026 hingga jenjang SMP. “SMP Nasional Denpasar merupakan salah satu dari enam SMP di Provinsi Bali yang terpilih sebagai sekolah piloting dalam pelaksanaan Program Inklusi Kesadaran Pajak pada jenjang Sekolah Menengah Pertama,” ujar Darmawan. Menurutnya, Pajak Bertutur menjadi sarana memperkenalkan peran dan manfaat pajak kepada generasi muda dengan cara yang lebih menyenangkan sekaligus membuka ruang bagi siswa untuk menyampaikan pandangan mereka mengenai pajak.

Baca Juga:  Dirut PLN Raih Best CEO of Communications di Ajang BCOMSS 2024

Darmawan juga mengaitkan tema “Pajak Kita: Energi Generasi Juara” dengan semangat generasi muda dalam mengejar cita-cita dan membangun masa depan Indonesia. “Apapun cita-cita yang ingin diraih, tentu dibutuhkan semangat, kerja keras, dan energi untuk mewujudkannya. Begitu juga dengan Indonesia. Indonesia memiliki cita-cita besar seperti menghadirkan pendidikan yang semakin baik, layanan kesehatan yang semakin mudah, fasilitas umum yang semakin memadai, serta kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera,” katanya. Ia menegaskan, pajak merupakan salah satu energi penting yang mendukung pembangunan tersebut.

Baca Juga:  Bali Green Flash Terangi PICA Fest 2025

Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Pajak Kanwil DJP Bali, Ni Putu Ariasih dan Mohamad Arif Prasaja, memberikan edukasi mengenai pajak serta perannya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Konsep APBN diperkenalkan melalui perumpamaan sederhana berupa dompet. “Pemerintah juga memiliki dompet yang digunakan untuk mengatur penerimaan dan pengeluaran negara. Dompet tersebut disebut APBN, uang yang masuk ke dalam dompet pemerintah disebut Pendapatan Negara, sedangkan uang yang digunakan atau keluar dari ‘dompet’ tersebut disebut Belanja Negara,” jelas Ariasih.

Baca Juga:  OJK gelar Kick Off Bulan Inklusi Keuangan, Wujudkan Inklusi Keuangan yang Bertanggungjawab dan Produktif

Mohamad Arif Prasaja menambahkan, pajak menjadi salah satu sumber utama penerimaan APBN yang kemudian digunakan kembali untuk membiayai kebutuhan masyarakat dan pembangunan nasional. Sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas, dengan alokasi anggaran pendidikan 2026 sebesar Rp757,8 triliun atau 20 persen dari APBN. Anggaran tersebut antara lain mendukung Program Indonesia Pintar bagi 21 juta siswa, Kartu Indonesia Pintar bagi 1,2 juta mahasiswa, tunjangan profesi guru, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Beasiswa LPDP, pendanaan riset, hingga Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 82,9 juta penerima. Melalui Pajak Bertutur, Kanwil DJP Bali mendorong generasi muda membangun kesadaran pajak melalui hal sederhana, seperti belajar sungguh-sungguh, memahami manfaat pajak, serta berbagi pengetahuan kepada teman dan keluarga sebagai bentuk kontribusi bagi pembangunan. (r)