KKN LIK Warmadewa Goes to School, Tanamkan Budaya Menabung Sejak Dini
Sesi Foto Bersama Setelah Proses Penyampaian Materi oleh Mahasiswa KKN-LIK Desa Candikuning, 2026.
TABANAN (Dewannews.com) – Sebanyak 11 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN LIK) Universitas Warmadewa menggelar program Goes to School di sejumlah sekolah di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Kegiatan yang berlangsung 27 Juli hingga 5 Agustus 2026 ini menjadi upaya meningkatkan literasi keuangan sekaligus menanamkan kesadaran menabung sejak dini kepada para pelajar.
Program tersebut dilaksanakan dengan pendampingan Dosen Pembimbing, Dr. I Dewa Ayu Eka Pertiwi, S.E., MSA, Ak., CA, CSRS, CSRA. Sebanyak 11 sekolah menjadi sasaran edukasi, yakni TK Bina Putra I Candikuning, TK Bina Putra II Candikuning, TK Widya Sthana, RA Al Hidayah, SD Negeri 1 hingga SD Negeri 4 Candikuning, MI Al Hidayah, MTs Al Hidayah, dan MA Al Irsyad.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan materi literasi keuangan secara langsung dengan menyesuaikan usia dan jenjang pendidikan siswa. Materi mengacu pada Serial Literasi Keuangan dan Buku Literasi Keuangan yang disediakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali. Untuk pelajar usia dini serta siswa kelas 1 dan 2 SD, edukasi dikemas secara interaktif melalui pemutaran serial literasi keuangan dan pembacaan buku agar mudah dipahami dan menyenangkan.
Sementara bagi siswa pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, materi diarahkan untuk memperkuat pemahaman mengenai literasi keuangan serta pentingnya bersikap bijak dalam mengambil keputusan terkait keuangan. Para siswa diperkenalkan pada kebiasaan positif dalam mengelola uang, termasuk pentingnya menabung dan membangun kemampuan mengatur keuangan sejak usia sekolah.
Dosen Pembimbing KKN LIK Desa Candikuning, Dr. I Dewa Ayu Eka Pertiwi, mengatakan kegiatan Goes to School menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus kerja sama Universitas Warmadewa dengan OJK. “Melalui Goes to School ini, kami ingin mengenalkan literasi keuangan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, sehingga para siswa dapat mulai memahami pentingnya menabung dan mengelola keuangan sejak dini,” ujarnya.
Kegiatan KKN LIK 2026 ini diharapkan menjadi langkah awal membangun budaya literasi keuangan di lingkungan sekolah dan masyarakat Desa Candikuning. Selain menempatkan mahasiswa sebagai agen literasi dan inklusi keuangan, program tersebut juga mendukung terwujudnya Desa Cerdas Keuangan serta generasi muda yang semakin sadar, bijak, dan inklusif dalam mengelola keuangan. (r)
