09/05/2026

Peduli Lingkungan, BTR Ultra 2026 Hadirkan Jersey Daur Ulang

 Peduli Lingkungan, BTR Ultra 2026 Hadirkan Jersey Daur Ulang

Konferensi pers myBCA BTR Ultra 2026 presented by Asics di Bali International Hospital, Sanur, Jumat (9/5/2026).

DENPASAR (Dewannews.com) – myBCA BTR Ultra 2026 presented by Asics tak hanya menjadi ajang olahraga lintas alam terbesar di Bali, namun juga membawa pesan kuat tentang kepedulian lingkungan. Salah satu highlight utama dalam pelaksanaan tahun ini adalah penggunaan jersey peserta berbahan daur ulang plastik bersertifikat sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian alam kawasan Kintamani.

Sekretaris Bali Trail Running (BTR), Kadek Darma Susila menjelaskan, dari total hampir 12 ribu jersey yang diproduksi untuk sekitar 6 ribu peserta, sebanyak 82 persen bahan yang digunakan berasal dari material daur ulang plastik. Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata mengurangi dampak sampah plastik dalam penyelenggaraan event olahraga berskala internasional tersebut.

Baca Juga:  Tim Gabungan Sat Pol PP Denpasar Tertibkan Reklame Tidak Sesuai Ketentuan

“Jersey yang digunakan peserta tahun ini hampir seluruhnya menggunakan bahan recycle bersertifikat. Tepatnya sekitar 82 persen berasal dari bahan daur ulang plastik. Ini menjadi bagian dari komitmen kami menjaga alam dan lingkungan,” ujar Kadek Darma Susila saat Pers Conference di Bali International Hospital, Sanur, Denoasar (Sabtu (09/04/2026).

Komitmen menjaga lingkungan juga mendapat dukungan penuh dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali. Kepala Balai KSDA Bali, Ratna Hendratmoko menegaskan, sebagian besar rute myBCA BTR Ultra 2026 berada di kawasan konservasi Taman Wisata Alam Gunung Batur Bukit Payang dengan luas kawasan mencapai sekitar 2.000 hektare. Karena itu para peserta diharapkan ikut menjaga kebersihan dan kelestarian alam selama event berlangsung.

Baca Juga:  Atasi Sampah, Bali Kolaborasi Bangun PSEL Denpasar Raya

“Balai KSDA Bali mendukung pelaksanaan myBCA BTR Ultra 2026 sebagai bagian dari sport tourism yang tetap memperhatikan prinsip konservasi dan pelestarian alam,” ujar Ratna Hendratmoko.

Ia juga mengapresiasi komitmen panitia dalam pengelolaan sampah, pelibatan masyarakat lokal, hingga penggunaan material ramah lingkungan pada perlengkapan peserta. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berdampak positif bagi pariwisata dan ekonomi masyarakat, namun juga meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kawasan konservasi.

Baca Juga:  Semeton Barong Munggu: Menghidupkan Warisan, Menggetarkan Penonton

Event myBCA BTR Ultra 2026 presented by Asics sendiri akan berlangsung pada 15–17 Mei 2026 dengan race venue di Batur Natural Hot Spring, Kintamani. Tahun ini menjadi edisi ketujuh pelaksanaan Bali Trail Running dan kembali menggandeng BCA sebagai sponsor utama serta Asics sebagai sport apparel partner internasional.

Race Director myBCA BTR Ultra 2026, I Putu Agus Darmayuda menjelaskan, sebanyak 5.916 peserta telah terdaftar berasal dari 62 negara. Jumlah tersebut meningkat signifikan hingga 47 persen dibanding pelaksanaan tahun 2025 yang hanya diikuti 4.007 peserta.

Baca Juga:  Seluruh Kantor Pajak di Bali Buka Layanan tanggal 30 & 31 Maret 2024

Kategori yang diperlombakan meliputi 7K, 7K Kids, 18K, 30K, 60K ultra dan 100K ultra. Jalur lomba akan melintasi 12 desa di Kintamani, Bangli dan 3 desa di Karangasem, melewati kawasan Geopark Batur, black lava, Gunung Batur, hutan pinus hingga Gunung Agung untuk kategori 100 kilometer.

Data peserta menunjukkan kategori 18K menjadi yang paling diminati dengan 2.098 peserta, disusul 30K sebanyak 1.556 peserta dan 7K sebanyak 1.225 peserta. Dari sisi gender, peserta laki-laki mendominasi sebanyak 4.107 orang, sementara perempuan mencapai 1.809 orang.

Baca Juga:  Rankerda Partai Buruh, Solid Menangkan Koster - Giri

Ketua Bali Trail Running, I Made Budiana mengatakan, ajang ini bukan sekadar olahraga ekstrem, tetapi juga sarana promosi wisata alam Bali yang berkelanjutan.

“Trail run bukan hanya tentang olahraga ekstrem, tapi juga sarana promosi pariwisata Bali yang memiliki bentang alam sangat indah. Kami berharap event ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi dan pelestarian alam,” jelasnya.

Baca Juga:  Optimalisasi Hasil Panen, LPM Unwar Berdayakan Kelompok Wanita Tani Jeruk di Kintamani

Selain penggunaan jersey daur ulang, inovasi pengelolaan sampah juga menjadi perhatian utama pada pelaksanaan tahun ini. BTR menggandeng ACS Bali Foundation untuk memastikan seluruh sampah hasil kegiatan dapat dikelola dengan baik dan tidak berakhir di tempat pembuangan sampah (TPS).

Dari sisi keselamatan, panitia juga memberikan pelatihan First Aid kepada seluruh panitia dan edukasi tanggap darurat kepada peserta melalui live talk bertema “Life Support, Emergency and First Aid” bekerja sama dengan Bali International Hospital.

Pemerintah Kabupaten Bangli turut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan event internasional tersebut. Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta menyebut kehadiran hampir 6 ribu peserta berdampak besar terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat Kintamani.

Baca Juga:  HMPS llmu Pemerintahan FISIP Unwar Bahas Politik “Media Sosial Dalam Pemilu: Strategi atau Pencitraan?"

“Hotel dan villa di Kintamani dengan total sekitar 1.500 kamar sudah penuh terpesan sejak tiga bulan lalu. UMKM lokal mulai dari warung makan, coffee shop hingga ojek motor juga merasakan dampak positifnya,” ujar Sedana Arta. (jk)