Perkuat UMKM, Tim PKM Unwar Bekali DC.Bakery Strategi Bisnis Berkelanjutan
Penyerahan bantuan oven produksi kepada IRT DC.Bakery di Banjar Pekandelan, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Badung, menjadi bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan tim dosen pada 24 Mei 2026.
MANGUPURA (Dewannews.com) – Tim dosen melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pendampingan manajemen usaha kepada Industri Rumah Tangga (IRT) DC.Bakery di Banjar Pekandelan, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, pada 24 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara profesional, mulai dari aspek keuangan, pemasaran, hingga pengembangan usaha.
Desa Adat Sading dikenal sebagai salah satu sentra industri rumah tangga di Kecamatan Mengwi. Sekitar 12 persen penduduknya atau sekitar 873 orang menggantungkan mata pencaharian di sektor perdagangan dan industri rumah tangga. Selain memproduksi jajanan tradisional untuk kebutuhan upacara keagamaan, sejumlah pelaku usaha kini mulai mengembangkan produk konsumsi modern. Salah satunya adalah IRT DC.Bakery yang memproduksi roti kukus, bolu, pizza, kinci, serta aneka makanan ringan sesuai pesanan konsumen.
Ketua Tim PKM, Ni Ketut Sariani, S.E., M.M., menjelaskan bahwa hasil observasi dan wawancara menunjukkan mitra usaha masih memerlukan pendampingan dalam memahami manajemen usaha, terutama terkait pengelolaan keuangan, pengembangan usaha, dan strategi pemasaran digital. Menurutnya, pemanfaatan media sosial menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas jangkauan pasar.
“Pelaku usaha perlu memahami bagaimana mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi agar produk semakin dikenal dan wilayah pemasarannya semakin luas,” ujar Ni Ketut Sariani.
Sementara itu, anggota tim Ketut Sudarmini, S.E., M.Agb., menekankan pentingnya akses permodalan bagi pelaku usaha. Ia mendorong mitra menjalin kerja sama dengan lembaga keuangan yang ada di desa, seperti LPD maupun koperasi, guna memperoleh tambahan modal kerja untuk meningkatkan kapasitas produksi. Di sisi lain, L.G.P. Sri Eka Jayanti, S.E., M.Si., Ak., CA. mengingatkan pentingnya pencatatan keuangan secara rutin agar arus kas usaha dapat dipantau dengan baik.
“Pencatatan transaksi dalam buku harian sangat penting karena menjadi dasar pengendalian keuangan. Dengan administrasi yang tertata, usaha akan lebih mudah berkembang dan mampu bersaing dengan pelaku usaha lainnya,” kata Sri Eka Jayanti. Dalam kegiatan tersebut, tim PKM juga menyerahkan bantuan satu unit oven produksi kepada IRT DC.Bakery untuk meningkatkan kapasitas dan mempercepat proses produksi sehingga mampu memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. (r)
