06/11/2026

Unwar Dampingi IRT Sari Rahayu Kuasai Akuntansi dan Manajemen Keuangan

 Unwar Dampingi IRT Sari Rahayu Kuasai Akuntansi dan Manajemen Keuangan

Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Warmadewa berfoto bersama Kelompok Industri Rumah Tangga (IRT) “Sari Rahayu” usai pelaksanaan kegiatan pendampingan pencatatan akuntansi dan manajemen keuangan di Banjar Negara, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Selasa (10/6/2026).

MANGUPURA (Dewannews.com) – Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Warmadewa melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa pendampingan pencatatan akuntansi dan manajemen keuangan bagi Kelompok Industri Rumah Tangga (IRT) “Sari Rahayu” di Banjar Negara, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Badung, pada 10 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan sederhana serta memperkuat pengelolaan modal kerja agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

Desa Adat Sading dikenal sebagai salah satu sentra industri rumah tangga di Kabupaten Badung. Sekitar 12 persen penduduknya menggantungkan hidup dari sektor perdagangan dan industri rumahan, terutama produksi aneka jajan untuk kebutuhan upacara keagamaan, seperti jaje bolong, jaje begina, jaje uli, dan jaje kiping. Seiring perkembangan pasar, produk tersebut juga mulai dipasarkan sebagai makanan konsumsi sehari-hari.

Baca Juga:  Wisuda ke-81, Unwar Perkuat Kiprah Menuju Kampus Berdaya Saing Global

Ketua Pelaksana PKM, Ketut Sudarmini, S.E., M.Agb, mengatakan berdasarkan hasil observasi dan wawancara, Kelompok IRT Sari Rahayu masih menghadapi kendala dalam penyusunan laporan keuangan serta pengelolaan kebutuhan modal kerja. Kondisi tersebut kerap menjadi hambatan ketika permintaan meningkat, terutama saat hari raya keagamaan maupun pelaksanaan upacara manusia yadnya.

“Bisnis tidak hanya untuk generasi sekarang, tetapi juga untuk generasi yang akan datang. Karena itu, pelaku usaha perlu memahami pentingnya pencatatan keuangan sederhana dan menjalin kerja sama dengan koperasi maupun LPD agar kebutuhan modal kerja dapat terpenuhi sehingga produksi berjalan lancar dan permintaan konsumen dapat dilayani dengan baik,” ujar Ketut Sudarmini.

Baca Juga:  Badung Genjot IKD, Penyaluran Bansos Kini Makin Tepat Sasaran

Sementara itu, anggota tim PKM, Dr. I Dewa Ayu Eka Pertiwi, S.E., M.SA., Ak., CA., CSRS, menekankan bahwa pencatatan akuntansi merupakan langkah awal untuk menghasilkan laporan keuangan yang mampu memberikan informasi kondisi usaha. Senada dengan itu, Dr. I Gusti Ayu Sugiati, S.E., M.Mmenyampaikan bahwa pembiasaan melakukan pencatatan keuangan sejak dini menjadi bekal penting agar usaha keluarga dapat terus berkembang dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas usaha, tim PKM Universitas Warmadewa juga menyerahkan bantuan peralatan produksi berupa tabung gas kepada Kelompok IRT Sari Rahayu. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran proses produksi sekaligus memperkuat daya saing usaha mikro di Kelurahan Sading. (r)