03/11/2026

Tampil Terakhir, Duta Badung Sukses Hipnotis Penonton Wimbakara Barong Ket

 Tampil Terakhir, Duta Badung Sukses Hipnotis Penonton Wimbakara Barong Ket

Bapang Barong Badung tampil penuh wibawa saat membawakan garapan pada Wimbakara Tari Barong Ket PKB XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (25/6).

DENPASAR (Dewannews.com) – Duta Kabupaten Badung sukses memukau ribuan penonton pada Wimbakara (Lomba) Tari Barong Ket dalam rangka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (25/6). Tampil sebagai peserta terakhir, Sekaa Gong Satya Winangun Budaya dari Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, menutup perlombaan melalui garapan Bapang Barong yang megah, energik, dan sarat nilai filosofi sehingga menuai apresiasi meriah dari penonton.

Garapan tersebut mengembangkan teknik khas Barong Badung yang menonjolkan karakter gerak tegas, dinamis, dan berwibawa. Berdasarkan sinopsis karya Dr. I Gusti Made Darma Putra, S.Sn., M.Sn., koreografi diperkuat melalui pengolahan aksen gerak, dinamika ruang, serta harmonisasi antara penari Barong dan penari tedung. Keunikan pertunjukan juga terlihat pada penggunaan tedung yang terinspirasi dari pusaka pajenengan Desa Tibubeneng, yakni Lelandepan Ki Lemat Agung dan Tamiang I Kulen Jaya, sebagai simbol keberanian, pengayoman, dan kekuatan spiritual.

Baca Juga:  Lantik 234 Pejabat, Bupati Adi Arnawa Tekankan Integritas ASN

Dari sisi musikalitas, sajian tetap mempertahankan karakter tabuh Barong dengan sentuhan kreatif melalui penyisipan Pupuh Ginada Linggar Petak pada bagian pelayon. Pengolahan iringan tersebut semakin mempertegas dramatika pertunjukan sekaligus menyatu dengan setiap detail gerakan para penari sehingga menghadirkan sajian yang utuh dan berkarakter.

Penata tari, I Putu Ryan Arya Saputra, S.Sn., mengatakan seluruh proses persiapan dilakukan sejak Januari 2026. Bersama tim kreatif dan para senior, para penari berupaya memberikan penampilan terbaik sebagai wakil Kabupaten Badung. “Persiapan sudah kami lakukan sejak Januari. Astungkara malam ini kami bisa menampilkan yang terbaik untuk Kabupaten Badung,” ujarnya.

Baca Juga:  KPU Bali Tanda Tangani Pakta Integritas, Jaga Kepercayaan Publik

Ryan menambahkan, pembaruan dalam garapan tahun ini bukan menghadirkan gerak baru, melainkan mengembangkan teknik dan pengolahan koreografi agar tampil lebih segar tanpa meninggalkan pakem Barong Badung. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Badung selama proses latihan hingga pementasan. “Dukungan Pemerintah Kabupaten Badung sangat luar biasa. Kami sangat berterima kasih karena sejak proses persiapan hingga pementasan selalu mendapat perhatian penuh,” katanya.

Sementara itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang hadir langsung menyaksikan penampilan Duta Badung menyampaikan apresiasinya terhadap penampilan para seniman muda tersebut. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pelestarian seni dan budaya sebagai penopang pariwisata. “Duta Kabupaten Badung mampu menampilkan pagelaran yang terbaik. Saya berkomitmen untuk terus mendukung bidang kesenian dan berusaha hadir dalam setiap penampilan di PKB sebagai bentuk dukungan kepada para seniman. Badung hidup dari sektor pariwisata, sehingga budaya dan kesenian sebagai penopang pariwisata budaya harus terus kita lestarikan,” tegasnya. (r)