04/11/2026

Unwar Lepas 34 Arsitek Muda, Siap Jaga Arsitektur Berbasis Kearifan Lokal Bali

 Unwar Lepas 34 Arsitek Muda, Siap Jaga Arsitektur Berbasis Kearifan Lokal Bali

Sebanyak 34 lulusan Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Warmadewa berfoto bersama jajaran pimpinan kampus dan tamu undangan usai prosesi pelepasan dan pengambilan sumpah arsitek muda Batch II Tahun Akademik 2024/2025 di Aula Sri Ajnadewi, Denpasar, Sabtu (14/3/2026).

DENPASAR (Dewannews.com) — Fakultas Teknik dan Perencanaan (FTP) Unwar melalui Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) menyelenggarakan Pelepasan Lulusan Arsitek Muda Batch II Tahun Akademik 2024/2025 di Aula Sri Ajnadewi, Lantai V Gedung G2 FTP Universitas Warmadewa pada Sabtu (14/03/2026).

Pada pelepasan ini, 34 arsitek muda secara resmi dilepas dan diambil sumpah oleh Ar. Idnul Fitriya Hadi Indasari, S.T., M.Ars., IAI., GP., selaku Kepala Badan Inkubator Arsitek Muda dan Komunitas IAI Nasional. Pelepasan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan yang telah menempuh proses pendidikan profesi sebagai tahap akhir sebelum memasuki dunia praktik arsitektur secara profesional.

Baca Juga:  Sambut Bulan K3 Nasional 2025 dan Hari Kanker Sedunia, PLN Gelar Kegiatan Donor Darah

Dalam sambutannya, Dekan FTP Unwar, Prof. Dr. Ir. I Nengah Sinarta, S.T., M.T., IPM., ASEAN.Eng., menyampaikan rasa bangga atas capaian para lulusan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan profesi. Ia berharap para arsitek muda mampu menjaga integritas profesional serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan, khususnya dengan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal Bali.

Menurutnya, perkembangan sektor pariwisata di Bali yang begitu pesat menuntut peran arsitek untuk tetap menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian budaya. “Tekanan pembangunan di Bali sangat tinggi. Karena itu saya berharap para arsitek yang dilahirkan dari Fakultas Teknik dan Perencanaan ini mampu menjaga kearifan lokal dan budaya Bali dalam setiap karya perencanaan yang dibuat,” ujarnya.

Baca Juga:  OJK Bali Gandeng Empat Kampus, 687 Mahasiswa Siap Tingkatkan Literasi Keuangan di 50 Desa

Ia juga menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dalam profesi arsitek. Ide dan gagasan seorang arsitek, menurutnya, memiliki nilai yang sangat tinggi sehingga harus dihargai secara profesional.

Selain itu, ia juga mengajak para lulusan untuk turut berkontribusi dalam kegiatan sosial yang dilaksanakan fakultas, salah satunya program bedah rumah berbasis material daur ulang yang dirancang dengan sistem modular dan memanfaatkan material hasil reuse.

Baca Juga:  Universitas Warmadewa Perkuat Daya Saing UMKM Kuliner Pantai Lebih melalui Digitalisasi

Sementara itu, Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa profesi arsitek memiliki prospek yang sangat besar di masa depan, seiring dengan terus berkembangnya kebutuhan pembangunan dan perencanaan infrastruktur.

Ia menegaskan bahwa profesi arsitek akan selalu dibutuhkan karena pembangunan akan terus berkembang dan memerlukan inovasi desain yang adaptif terhadap perkembangan zaman. “Pekerjaan seorang arsitek tidak akan pernah selesai. Bangunan akan terus berkembang dan selalu membutuhkan pembaruan. Karena itu, berbanggalah kalian memilih bidang ini sebagai profesi masa depan,” ujarnya.

Baca Juga:  Rayakan Hari Konsumen Nasipnal, OJK Bali gelar Edulaei Penyamdang Disabilitas dan Yowana Gema Santi

Ia juga mengingatkan para lulusan untuk selalu menjaga hubungan dengan almamater serta turut berkontribusi dalam pengembangan program studi melalui jejaring alumni.

Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., turut menyampaikan apresiasi kepada para lulusan serta panitia penyelenggara. Ia menilai momen pelepasan ini sangat istimewa karena bertepatan dengan hari suci Tumpek Wayang dalam tradisi Bali yang identik dengan penghormatan terhadap ilmu pengetahuan, seni, dan budaya.

Baca Juga:  Warmadewa International Program Terima 43 Mahasiswa Baru Batch 17

Menurutnya, momentum tersebut menjadi simbol bahwa para arsitek muda diharapkan mampu mengembangkan ilmu, seni, dan budaya secara harmonis dalam praktik profesinya. Ia juga mengingatkan para lulusan untuk selalu menjunjung nilai-nilai Sapta Bayu, yakni tujuh kekuatan yang menjadi spirit civitas akademika Universitas Warmadewa, seperti religiusitas, kepemimpinan, integritas, harmoni, serta kemampuan berkolaborasi.

Di samping itu, Kepala Badan Inkubator Arsitek Muda dan Komunitas IAI Nasional, Ar. Idnul Fitriya Hadi Indasari, S.T., M.Ars., IAI., GP., menyampaikan bahwa perjalanan para lulusan menuju arsitek profesional masih memerlukan beberapa tahapan lanjutan.

Baca Juga:  PkM Warmadewa Gandeng IAI Bali, Rancang DED Pelestarian Pura di Tabanan

Ia menjelaskan bahwa setelah menyelesaikan pendidikan profesi, para lulusan perlu melanjutkan proses sertifikasi hingga memperoleh status arsitek profesional secara resmi. “Menjadi arsitek itu tidak instan. Prosesnya panjang dan membutuhkan komitmen. Namun hari ini kalian sudah satu langkah lebih dekat menuju arsitek profesional,” ujarnya. (r)