03/11/2026

Warmadewa Dorong BUMDes Sapta Mandiri Jadi Motor Swasembada Pangan Desa

 Warmadewa Dorong BUMDes Sapta Mandiri Jadi Motor Swasembada Pangan Desa

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Warmadewa bersama perangkat Desa Dauh Puri Kaja, pengurus BUMDes Sapta Mandiri, dan mahasiswa berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi penyusunan laporan keuangan sederhana serta peningkatan literasi kewajiban perpajakan di Kantor Perbekel Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar, Senin (22/6/2026).

DENPASAR (Dewannews.com) – Tim akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa (Unwar) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar, Senin (22/6/2026). Kegiatan yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Warmadewa ini menyasar pengelola BUMDes Sapta Mandiri dan perangkat desa guna memperkuat tata kelola usaha, keuangan, dan perpajakan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Tim yang dipimpin Kadek Diviariesty, S.E., M.Si., bersama Dr. Ni Nengah Seri Ekayani, S.E., Ak., M.Si., CA, dan Riza Edwindra, S.E., S.H., M.Si., Ak., CA., BKP, memberikan sosialisasi penyusunan laporan keuangan sederhana, peningkatan literasi perpajakan, serta pendampingan analisis kelayakan usaha. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 3 Tahun 2025 tentang Panduan Penggunaan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan dalam Mendukung Swasembada Pangan.

Baca Juga:  Start Up Hunt 2025 Resmi Dibuka! Mahasiswa Unwar Siap Jadi Pengusaha Muda

Dalam pendampingan tersebut, pengelola BUMDes dibekali kemampuan untuk memetakan potensi pasar, menghitung proyeksi keuntungan, menganalisis risiko usaha, hingga mengukur keberlanjutan unit usaha pangan yang akan dikembangkan. Langkah ini dinilai penting agar investasi yang bersumber dari Dana Desa dapat dikelola secara efektif dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan praktik penyusunan laporan keuangan yang meliputi pencatatan arus kas, penyusunan neraca, hingga laporan laba rugi. Materi tersebut diperkuat dengan edukasi mengenai kewajiban perpajakan sehingga BUMDes mampu menjalankan aktivitas usahanya secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Kolaborasi Tiga Negara, Unwar Kembangkan Wisata Pesisir Sanur

Ketua tim PkM, Kadek Diviariesty, mengatakan bahwa pendampingan ini bertujuan memastikan program ketahanan pangan desa tidak hanya berjalan secara seremonial, tetapi juga didukung perencanaan bisnis yang matang dan tata kelola yang akuntabel. “Melalui analisis kelayakan usaha yang komprehensif, ditambah pembukuan yang baik dan pemahaman perpajakan yang memadai, kami optimistis unit usaha pangan desa dapat berkembang menjadi motor penggerak swasembada pangan yang mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut disampaikan Direktur BUMDes Sapta Mandiri, I Putu Gde Eka Suryatna. Menurutnya, pendampingan dari Universitas Warmadewa sangat membantu desa dalam mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa untuk sektor pangan. “Kegiatan ini sangat tepat waktu dan solutif karena meningkatkan pemahaman kami terkait analisis usaha, penyusunan laporan keuangan sederhana, serta kewajiban perpajakan yang harus dipenuhi BUMDes,” katanya. (r)