24/04/2024
24/04/2024

Gara-gara Shabu 0,48 Gram Dipenjara 3 Tahun

 Gara-gara Shabu 0,48 Gram Dipenjara 3 Tahun

Ilustrasi kasus shabu-shabu.Foto/Int

DENPASAR-Dewannews.com|Pria asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) bernama Jalalludin (39) yang ditangkap karena menyimpan Narkotika jenis shabu-shabu seberat 0,48 gram divonis  3 tahun penjara dalam sidang yang berlangsung secara online di Pengadilan Negeri Denpasar, belum lama ini.

Majelis hakim dalam amar putusannya menyatakan terdakwa Jalalludin terbukti bersalah tanpa hak atau melawan hukum menyalahgunakan narkotika bagi dirinya sendiri. Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika.

Baca Juga:  Kanwil DJP Bali Kembali Gelar Roadshow Sosialisasi Tentang PPS

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Badung, I.G Gatot Hariawan saat dikonfirmasi, Selasa (24/10) kemarin membenarkan bila terdakwa Jalalludin divonis 3 tahun penjara.”Benar terdakwa Jalalludin divonis 3 tahun penjara,” kata pejabat yang akrab disapa Gatot Hariawan ini. Gatot Hariawan juga mengatakan, bahwa vonis hakim ini 10 bulan lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yuni Astuti.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa Jalalludin  diadili di PN Denpasar karena kedapatan menyimpan narkotika jenis shabu-shabu seberat 0,48 gram. Jalalludin ditangkap di kamar kosnya di Jalan Merpati Gang Pipit No. 11 C Monang Maning. Sebelum melakukan penangkapan, polisi awalnya mendapat informasi dari masyarakat yang menyebut bahwa terdakwa sering transaksi Narkotika.

Baca Juga:  Merasa Dikriminalisas, Bendesa Adat Wongaya Gede “Mesadu” ke IWK

Mendapat informasi itu, Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Badung langsung melakukan pemantauan dan mengetahui bahwa terdakwa tinggal Jln.Merpati Gang Pipit. Setelah itu pada tanggal 5 Agustus 2022 sekira pukul 23.20 WITA polisi menangkap terdakwa. Dari penangkapan itu mengamankan barang bukti shabu yang disimpan didalam bungkus rokok.

Kepada polisi terdakwa mengaku mendapat barang haram itu dari orang yang bernama Rizal (DPO).”Awalnya terdakwa ditawari oleh Rizal Narkotika seharga Rp 200 ribu, atas tawaran itu terdakwa pun tergiur dan akhirnya mengirimkan uang dan mengambil tempelan shabu di tempat yang sudah disepakati oleh terdakwa dan Rizal. Terdakwa juga mengaku shabu yang ada padanya akan digunakan sendiri.(Tim-DN)

error: Content is protected !!