03/11/2026

Yowana Bali Siapkan Regenerasi Kepemimpinan, Aturan Pemilihan Diperbarui

 Yowana Bali Siapkan Regenerasi Kepemimpinan, Aturan Pemilihan Diperbarui

Peserta Rapat Koordinasi Pasikian Yowana Provinsi Bali Tahun 2026 berfoto bersama usai kegiatan di Puspem Badung, Sabtu (3/10/2026).

MANGUPURA (Dewannews.com) – Yowana Provinsi Bali menggelar rapat persiapan pemilihan Manggala Pasikian Yowana Kabupaten/Kota se-Bali. Kegiatan berlangsung di Ruang Gosana Lantai 3, Puspem Badung, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Rapat tersebut dihadiri para ketua Yowana kabupaten/kota serta ketua Yowana kecamatan se-Bali. Sejumlah hal teknis berkaitan dengan pelaksanaan pemilihan dibahas, termasuk surat keputusan (SK), mekanisme pemilihan, hingga berbagai kendala yang ditemukan di masing-masing wilayah.

Baca Juga:  Ngadegang Bandesa Sukawati 2026 Tanpa Kampanye, Pemimpin Adat Lahir dari Kepercayaan Krama

Ketua Yowana Provinsi Bali, Diana Putri, S.Ked., mengatakan rapat tersebut menjadi bagian dari persiapan pemilihan Yowana di tingkat kabupaten/kota. “Acara hari ini yowana provinsi bali menggelar persiapan pemilihan Yowana kabupaten/kota. Hati ini digelar teknis pemilihan, SK dan lain sebagainya dibahas termasuk kendala kendala dari setiap kabupaten,” kata Diana.

Lebih lanjut kata dia, pembahasan utama dalam rapat tersebut berkaitan dengan tata cara pemilihan ketua di tingkat kabupaten/kota hingga kecamatan. Yang mana  tahun ini terdapat perubahan aturan yang menjadi acuan dalam proses pemilihan.

Baca Juga:  Ketua KNPI Tabanan Ajak Pemuda Perkuat Kolaborasi untuk Wujudkan Tabanan AUM

“Konsen kita di agenda hari ini adalah bagaimana tata cara pemilihan dari setiap ketua ring kabupaten-kota dan juga di kecamatan masing-masing, karena saat ini di tahun ini ada peraturan baru di mana yang dulunya kami menggunakan pemilihan, menggunakan peraturan yang sesuai peraturan MDA Provinsi Bali dan tapi di tahun ini peraturannya baru yaitu menggunakan peraturan yang ada di MDA di kabupaten masing-masing,” jelasnya.

Diana juga menyampaikan harapan agar para ketua yang nantinya terpilih dapat menjalankan tanggung jawab selama masa kepemimpinan lima tahun dengan mendedikasikan diri terhadap adat, seni, dan budaya Bali. “Imbauan saya sebagai ketua di Provinsi, semoga ketua yang terpilih saat ini yang akan memimpin lima tahun ke depan, orang-orang yang memang benar-benar mau mendedikasikan diri terhadap adat seni dan budaya yang ada di kabupaten masing-masing, terutama di Provinsi Bali,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab Badung Gelar Negtegan dan Ngingsah, Ini Harapan Sekda Surya Suamba

Menurut Diana, kepengurusan Yowana yang baru juga diharapkan siap menjalankan pengabdian secara lahir dan batin. Salah satu program Yowana Provinsi Bali yang telah berjalan selama setahun adalah Yowana Meplesiran.

Program tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi kabupaten dan kota di Bali. Kegiatan itu di antaranya memberikan literasi mengenai makna Catur Brata Penyepian serta melakukan kunjungan ke sejumlah Sekaa Teruna Teruni (STT), termasuk yang berada jauh dari kawasan perkotaan.

Sementara itu, Penyarikan Agung MDA Provinsi Bali, dr. Dewa Nyoman Rai Asmara Putra, SH., MH., menyampaikan bahwa Yowana memiliki peran penting bagi bangsa, keluarga, desa adat, hingga MDA di Bali.

Baca Juga:  Empat Hari Badung Caka Fest, Transaksi UMKM Capai Hampir Rp1,5 Miliar

Ia mengatakan Yowana akan menjadi generasi penerus yang menerima tongkat estafet kepemimpinan. Karena itu, generasi muda diharapkan tetap menghargai dan tidak melupakan para pemimpin serta generasi sebelumnya.

“Nanti seandainya adik adik menjadi pengurus Yowana di kabupaten kota dan kecamatan, agar tidak lupa dengan yang menjabat sebelumnya. Karena kita tidak lepas dari masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang,” kata Dewa Nyoman Rai.

Ia menambahkan, perhatian terhadap masa depan perlu tetap disertai dengan penghargaan terhadap pengalaman dan pengamalan generasi sebelumnya.

Baca Juga:  Cumlaude! Sri Puspadewi Angkat Disertasi Pemanfaatan Tanah Pesisir Bali

“Oleh karenanya kita selalu melihat walaupun kita harus menatap masa depan, namun kita tidak boleh melupakan masa lalu,” ujarnya.

Dewa Nyoman Rai juga menyampaikan selamat atas pelaksanaan rapat koordinasi dalam rangka mempersiapkan Paruman Madya dan pembentukan prajuru Yowana kabupaten/kota serta kecamatan.

“Saya berpesan agar pemargi paruman madya berjalan lancar dan rahayu,” ucapnya. (r)