13/04/2024
13/04/2024

Edukasi Tentang Moderasi Beragama Melalui Sosialisasi Materi, Lagu dan Yel Yel

 Edukasi Tentang Moderasi Beragama Melalui Sosialisasi Materi, Lagu dan Yel Yel

FLOTIM-Dewannws.com|Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau disingkat ‘P5’ merupakan kegiatan kokurikuler berbasis proyek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dalam penerapan kurikulum merdeka, juga sebagai upaya mewujudkan karakter sesuai dengan profil pelajar pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. Penerapan P5 ini didasarkan pada kebutuhan masyarakat atau permasalahan di lingkungan satuan pendidikan.

Berdasarkan wawancara dengan koordinator P5 lembaga UPTD Satuan Pendidikan Formal SMPN 3 Tanjung Bunga ‘M. Gadri Kahar, S.Pd.Gr,. beliau menjelaskan bahwa; guna menjawab hal tersebut, maka selama Tahun Pelajaran 2023/2024 yang tengah berjalan dalam langkah perdana.

Baca Juga:  Perempuan Muda Angelina Nini Ritan Siap Maju DPRD 2024  dari Partai PKB

Dengan menerapkan kurikulum merdeka di sekolah, Lembaga UPTD Satuan Pendidikan Formal SMPN 3 Tanjung Bunga menjalankan dua dimensi proyek P5, salah satu diantaranya adalah, Dimensi Beriman dan Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tema; Bhineka Tunggal Ika, dengan Topiknya; membudayakan moderasi beragama) yang tengah dijalankan pada semester yang kedua ini.

Baca Juga:  ITDC Sambut Penyelenggaraan Porsche Sprint Challenge Round-2 di Pertamina Mandalika International Circuit  

Kegiatan proyek P5 berbasis moderasi beragama ini sengaja dirancang serta dijalankan, karena menimbang dengan latar belakang kehidupan masyarakat setempat yang pluralis yang tercermin dalam kemajemukan agama yang dianut oleh masyarakat secara khususnya peserta didik (yakni agama Islam dan Katolik).

Selain itu, kondisi yang melatarbelakangi diterapkan proyek P5 moderasi beragama ini adalah; segi spiritualitas keimanan siswa yang semakin pudar dalam tantangan zaman, serta seringkali timbulnya berbagai sikap intoleran dalam kehidupan antar agama.

Baca Juga:  Kepala BP2MI Pastikan, Jenazah Pasutri PMI Korban Lakalantas di Sabah Dipulangkan ke Adonara

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa, agar kegiatan berjalan efektif dan berkontribusi untuk membangun keharmonisan hidup bersama, maka lembaga sekolah membangun kerja sama untuk mendapatkan dukungan dari berbagai pihak antara lain; komite sekolah, orang tua peserta didik

Elemen kemasyarakatan, tokoh-tokoh agama, tokoh orang muda, dan lembaga pemerintahan Desa setempat, sehingga tujuan dari pelaksanaan proyek ini bisa terwujudkan, dan memberikan sumbangsih positif bagi kehidupan masyarakat umum dalam konteks keharmonisan hubungan antar agama.

Baca Juga:  Wartawan Dewannews.com Hadir Berbagi Ilmu di TBM Polo Porong Kolidatang

Kegiatan P5 dengan topik ‘Moderasi Beragama’ yang dijalankan di sekolah SMPN 3 Tanjung Bunga ini terjadwal secara teratur dengan agenda kegiatan yang tersusun secara detail yang difasilitatori oleh kelompok ‘Team B’ yang mana diketuai oleh ‘Thomas Are, S.Pd (Desainer Proyek P5 Moderasi Beragama SMPN 3 Tanjung Bunga) dengan anggota-anggotanya adalah.

Katarina B. Weking, S.Pd, Yohana F.H Werang, S.Pd, Amina B. Lamairak, Yunita Bedanaen, S.Com, dan merangkul semua guru-guru di sekolah SMPN 3 Tanjung Bunga. Kegiatan proyek P5 di lembaga sekolah ini dalam dua semester berjalan ini dikoordinatori oleh seorang guru senior dan berpengalaman ‘M. Gadri Kahar, S.Pd.Gr.’ (Koordinator proyek P5 sekolah).

Baca Juga:  Di Flores Timu,Para Nakes Puskesmas Ini Gelar Minilog Di Garasi Mobil Ambulance,Layani Pasien Di Lorong-Lorong

Ketua Team fasilitator ‘Thomas Are, S.Pd’ pun menjelaskan bahwa, setelah melewati tahap pengenalan materi tentang moderasi beragama kepada peserta didik kelas VII dan tahap kontekstualisasi, maka terhitung dari hari kemarin hingga hari ini (Jumad-Sabtu/08-09 Maret 2024),

Peserta didik didampingi untuk mulai masuk ke tahap aksi yang kedua yakni; peserta didik terlibat dalam kegiatan mengedukasi seluruh warga sekolah (para guru dan peserta didik) tentang spiritualitas moderasi beragama melalui sosialisasi, lagu, dan yel-yel.

Baca Juga:  Komunitas Mawar Merona sudah Empat Tahun berkarya di Flores Timur

Tahap aksi yang kedua ini, peserta didik didampingi oleh para guru fasilitator untuk menyusun materi singkat tentang moderasi beragama, mendesain lagu yang bernuansa edukatif tentang moderasi beragama, dan mendesain yel-yel nuansa remaja yang bernilai edukatif tentang moderasi beragama.

Yang mana selanjutnya aksi tersebut dipertunjukkan kepada semua elemen di sekolah dengan tujuan untuk mengedukasi sekaligus mendorong semua warga sekolah SMPN 3 Tanjung Bunga dalam menerapkan moderasi beragama demi keharmonisan hidup bersama dalam kemajemukan agama.

Baca Juga:  Aksi Berbagi Kasih TBM Palo Porong Kolidatang

Selanjutnya pada aksi yang ketiga dan keempat nanti secara berturut-turut, peserta secara kelompok akan didampingi untuk meramu materi moderasi beragama dalam bentuk power point untuk disosialisasikan kepada peserta didik UPTD Satuan Pendidikan Formal SDI Laka dan SDK Kolidatang.

Dan pada aksi yang terakhir nanti peserta akan didampingi untuk menulis karya cerpen yang akan dibukukan dengan standar belajar ISBN yang memuat tentang nilai-nilai moderasi beragama. Terlepas dari aksi-aksi tersebut, peserta didik pun akan didampingi secara pribadi dan kelompok untuk menginterpretasikan nilai moderasi beragama dalam kehidupan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Baca Juga:  DPRD Dan Pemkab Flores Timur Temukan Ketimpangan Mutu Pada Proyek Puskesmas Ritaebang

Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu warga sekolah SMPN 3 Tanjung Bunga dari kalangan peserta didik ‘Antonius Kelirik Aran (Kelas VIII)’, beliau memberikan penjelasan bahwa; kegiatan edukasi tentang moderasi beragama yang diperani secara langsung oleh peserta didik kelas VII

Pada hari ini memberikan pemahaman kepada kami secara mendalam tentang hakikat dan pentingnya moderasi beragama itu sendiri dalam keberagaman agama yang dianut oleh masyarakat.

Baca Juga:  30 Remaja Ikuti Pelatihan Kesehatan Seksual dan Reproduksi Serta Pembersihan Sampah di Wilayah Pantai Susteran Larantuka

Dengan kata lain, nilai-nilai yang tersampaikan melalui kegiatan edukasi yang merupakan salah satu aksi dari kegiatan P5 ini semakin mendorong kami untuk membangun keharmonisan dengan sesama yang berbeda agama demi kehidupan yang lebih bermartabat.*/Elen Labina

error: Content is protected !!